Polres Sumenep Imbau Warga Waspada Campak dan Utamakan Vaksinasi

Kamis, 28 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Sumenep AKBP Rivanda., S.I.K

Kapolres Sumenep AKBP Rivanda., S.I.K

SUMENEP, detikkota.com – Polres Sumenep mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit campak yang mudah menular dan berpotensi menimbulkan wabah. Hal ini disampaikan Kapolres Sumenep, AKBP Rivanda., S.I.K., dalam keterangannya kepada masyarakat.

Kapolres menjelaskan, campak dapat dikenali sejak dini melalui sejumlah gejala seperti demam tinggi, batuk, pilek, diare, mata merah, serta ruam pada kulit. Deteksi dini dinilai penting agar penderita segera mendapatkan penanganan medis yang tepat.

“Kesadaran masyarakat dalam mengenali gejala awal sangat penting, agar penderita campak bisa segera mendapatkan perawatan medis,” ujar AKBP Rivanda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, penularan campak bahkan bisa terjadi sebelum ruam kulit muncul, melalui udara, percikan batuk dan bersin, maupun kontak langsung dengan penderita.

“Campak sangat mudah menular, karena itu kita harus lebih waspada agar tidak berkembang menjadi wabah,” tegasnya.

Sebagai langkah pencegahan, Kapolres menekankan pentingnya vaksinasi MR/MMR yang efektif untuk memberikan perlindungan dari campak, disertai penerapan pola hidup bersih dan sehat.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Sumenep untuk melakukan vaksinasi, mengenali gejala sejak dini, dan menjaga kebersihan lingkungan,” imbuhnya.

Polres Sumenep berharap imbauan ini dapat meningkatkan kepedulian masyarakat serta mendorong partisipasi aktif dalam menjaga kesehatan keluarga dan lingkungan.

Berita Terkait

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah
Aksi Solidaritas di Polres Sumenep Desak Keadilan bagi Korban Pencabulan Anak
Aksi PMII UNIBA Memanas, Kepala Disbudporapar Sumenep Walk Out dari Dialog

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:41 WIB

Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:38 WIB

Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB