Presiden Prabowo Bahas Arah Politik Luar Negeri Bersama Tokoh dan Akademisi di Istana

Kamis, 5 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Luar Negeri Sugiono menyampaikan keterangannya kepada awak media usai mendampingi Presiden Prabowo Subianto menerima sejumlah mantan menteri luar negeri, mantan wakil menteri luar negeri, serta tokoh senior diplomasi nasional di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 4 Februari 2026. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

Menteri Luar Negeri Sugiono menyampaikan keterangannya kepada awak media usai mendampingi Presiden Prabowo Subianto menerima sejumlah mantan menteri luar negeri, mantan wakil menteri luar negeri, serta tokoh senior diplomasi nasional di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 4 Februari 2026. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

JAKARTA, detikkota.com – Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan sejumlah tokoh, akademisi, dan pengamat politik luar negeri di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (4/2/2026). Pertemuan tersebut membahas arah dan kebijakan politik luar negeri Indonesia ke depan.

Menteri Luar Negeri Sugiono mengatakan, pertemuan itu dihadiri oleh para pengamat hubungan internasional, pegiat diplomasi, mantan Menteri dan Wakil Menteri Luar Negeri, akademisi, praktisi, serta pimpinan dan anggota Komisi I DPR RI.

Menurut Sugiono, pertemuan digelar untuk menjelaskan sekaligus mendiskusikan arah politik luar negeri yang akan ditempuh pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo. Ia menegaskan bahwa Presiden sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan memiliki kewenangan penuh dalam menentukan kebijakan politik luar negeri Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertemuan berlangsung secara terbuka melalui diskusi dua arah. Presiden dan para tokoh saling bertukar pandangan, sekaligus menyampaikan berbagai masukan yang dinilai dapat memperkuat perumusan kebijakan pemerintah.

Sugiono menyebut, pandangan yang disampaikan para peserta pada prinsipnya sejalan dan saling melengkapi. Meski terdapat perbedaan perspektif, diskusi tetap berjalan konstruktif tanpa adanya perbedaan yang bersifat mendasar.

“Diskusi yang terjadi justru saling memperkuat dan memperkaya pertimbangan dalam melihat kebijakan politik luar negeri sebagai satu kesatuan,” ujarnya.

Ke depan, Sugiono menyampaikan bahwa pertemuan serupa direncanakan menjadi agenda rutin. Langkah ini bertujuan untuk menyamakan pemahaman serta memperkuat sinergi antara pemerintah dan para pemangku kepentingan terkait arah kebijakan politik luar negeri.

Menutup keterangannya, Sugiono menyampaikan apresiasi kepada seluruh tokoh yang hadir dan berpartisipasi aktif dalam pertemuan tersebut.

Penulis : Set/Red

Editor : Set/Red

Berita Terkait

Prabowo Apresiasi Satgas PKH Selamatkan 6,2 Juta Hektare Hutan Senilai Hampir Rp400 Triliun
Temui Presiden FIFA, Prabowo Dorong Sepak Bola Jadi Instrumen Bangun Karakter Bangsa
Presiden Prabowo Minta Komunikasi Pemerintah Sederhana, Terbuka, dan Dialogis
BGN Buka Jalan Mitra MBG Ganti Yayasan yang Cuma Minta Setoran
Polri Mutasi 88 Pati dan Pamen, 19 Kapolda Berganti
Pesan Listyo Sigit untuk Kapolri Suyudi: Jaga Amanah dan Utamakan Pelayanan Masyarakat
SPMB Angkatan Ketiga SMA KTB Dibuka, 180 Siswa Disiapkan Beasiswa Penuh
Prabowo Minta Antrean BPJS Dipangkas, Rumah Sakit Diminta Layani Pasien Tanpa Diskriminasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:24 WIB

Prabowo Apresiasi Satgas PKH Selamatkan 6,2 Juta Hektare Hutan Senilai Hampir Rp400 Triliun

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Temui Presiden FIFA, Prabowo Dorong Sepak Bola Jadi Instrumen Bangun Karakter Bangsa

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Presiden Prabowo Minta Komunikasi Pemerintah Sederhana, Terbuka, dan Dialogis

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:53 WIB

BGN Buka Jalan Mitra MBG Ganti Yayasan yang Cuma Minta Setoran

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Polri Mutasi 88 Pati dan Pamen, 19 Kapolda Berganti

Berita Terbaru