Proyek Peningkatan Jalan Rp4,7 Miliar di Purwakarta Tersendat Akibat Hujan

Senin, 3 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURWAKARTA, detikkota.com – Pelaksanaan proyek peningkatan jalan di Kabupaten Purwakarta dengan nilai kontrak mencapai Rp4,7 miliar mengalami kendala akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa pekan terakhir.

Proyek yang dikerjakan oleh CV. Gegeh Usaha Mehuli ini merupakan bagian dari program peningkatan infrastruktur Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Purwakarta. Pekerjaan dilakukan di lokasi yang sebelumnya juga telah mendapatkan peningkatan jalan pada APBD Tahun 2022 dengan nilai Rp2,3 miliar oleh CV. Bintang El Fatih.

Perwakilan kontraktor menyebut, kondisi cuaca menjadi faktor utama penghambat progres di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hujan turun hampir setiap hari, membuat pekerjaan tidak bisa dilakukan secara maksimal. Kami tetap berupaya agar proyek bisa selesai sesuai waktu yang ditargetkan,” ujar perwakilan CV. Gegeh Usaha Mehuli, Senin (3/11/2025).

Sementara itu, Kabid Jalan DPUTR Purwakarta, Dina Cahyadi, membenarkan bahwa cuaca ekstrem berdampak langsung terhadap kualitas dan kecepatan pengerjaan proyek.

“Kalau hujan terus, hasil kerja bisa rusak kalau dipaksakan. Kami berharap cuaca segera membaik agar penyelesaian bisa lebih cepat dan hasilnya tetap berkualitas,” jelasnya.

DPUTR Purwakarta menargetkan proyek peningkatan jalan tersebut dapat segera diselesaikan agar masyarakat dapat menikmati akses transportasi yang lebih baik dan nyaman untuk menunjang aktivitas ekonomi di wilayah setempat.

Penulis : Red

Editor : Red

Berita Terkait

Bupati Purwakarta Tegur Keras Disperkim, Papan Kegiatan Proyek Dipasang di Pagar Jadi Sorotan
Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA
GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten
Wali Kota Eri Datangi Penyalur ART di Gunung Anyar, Pekerja Terjerat Denda Rp3,5 Juta Dipulangkan

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap

Selasa, 29 September 2026 - 16:38 WIB

ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA

Berita Terbaru