Puncak Arus Balik Lebaran, Pelabuhan Ketapang Dipadati Kendaraan

Minggu, 29 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kendaraan pemudik memadati Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, saat puncak arus balik Lebaran 2026 menuju Gilimanuk, Bali, Minggu (29/3/2026).

Kendaraan pemudik memadati Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, saat puncak arus balik Lebaran 2026 menuju Gilimanuk, Bali, Minggu (29/3/2026).

BANYUWANGI, detikkota.com – Arus balik Lebaran 2026 di lintasan penyeberangan Ketapang–Gilimanuk memasuki puncaknya pada Minggu (29/3/2026). Ribuan kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, terlihat memadati area Pelabuhan Ketapang sejak pagi.

Kepadatan tidak hanya terjadi di area pelabuhan, tetapi juga di jalur arteri menuju lokasi penyeberangan. Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Pasma Royce bersama Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono melakukan pemantauan langsung di lapangan.

Pemantauan dilakukan melalui udara, kemudian dilanjutkan dengan rapat koordinasi bersama pihak terkait di Kantor ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan arus balik dari Jawa ke Bali,” ujar Wakapolda.

Sementara itu, Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono menyebut kondisi arus balik masih terkendali. Ia mengatakan sejumlah buffer zone yang disiapkan, seperti di Bulusan, Pusri, dan Terminal Sritanjung, belum terisi penuh hingga siang hari.

Menurutnya, pengaturan arus dilakukan dengan penambahan jumlah kapal serta penerapan skema Tiba Bongkar Berangkat (TBB) guna mempercepat proses penyeberangan.

“Kendaraan, termasuk logistik, terus kami pantau agar tidak menimbulkan kemacetan,” katanya.

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, Arief Eko, menjelaskan saat ini sebanyak 33 kapal dioperasikan untuk melayani penyeberangan. Selain itu, skema TBB diterapkan di beberapa dermaga guna memperlancar arus kendaraan.

ASDP memprediksi puncak arus balik terjadi pada 28–29 Maret 2026. Hingga saat ini, sekitar 52 persen kendaraan telah menyeberang ke Bali, sementara sisanya masih dalam antrean. Jumlah tersebut meningkat sekitar 4 hingga 6 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Meski puncak arus balik telah berlangsung, ASDP tetap memperpanjang masa siaga hingga 5 April 2026 untuk mengantisipasi potensi lonjakan kendaraan, terutama menjelang libur nasional pada 3 April.

Penulis : Bi

Editor : M/Red

Berita Terkait

Arus Balik Tol Trans Jawa Kondusif, 2,9 Juta Kendaraan Masuk Jakarta
Kepala BNPB Tinjau Banjir Pasuruan, Soroti Penanganan Jangka Pendek hingga Panjang
Heboh! Sumur Bor di Pragaan Semburkan Gas, Aparat Amankan Lokasi
Pencairan Dana Dipersoalkan, Anggota Arisan Get di Sumenep Keluhkan Kurangnya Transparansi
Pemerintah Kaji WFH Sehari dalam Sepekan, Sejumlah Sektor Berpotensi Dikecualikan
BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah
Presiden Prabowo Sampaikan Ucapan Idul Fitri dan Apresiasi Pemulihan Banjir Aceh Tamiang
Sholat Ied di Bangil Berlangsung Khidmat, Bupati Rusdi Tekankan Kolaborasi Pembangunan

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 11:15 WIB

Arus Balik Tol Trans Jawa Kondusif, 2,9 Juta Kendaraan Masuk Jakarta

Minggu, 29 Maret 2026 - 22:30 WIB

Puncak Arus Balik Lebaran, Pelabuhan Ketapang Dipadati Kendaraan

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:50 WIB

Kepala BNPB Tinjau Banjir Pasuruan, Soroti Penanganan Jangka Pendek hingga Panjang

Kamis, 26 Maret 2026 - 18:08 WIB

Heboh! Sumur Bor di Pragaan Semburkan Gas, Aparat Amankan Lokasi

Kamis, 26 Maret 2026 - 14:39 WIB

Pencairan Dana Dipersoalkan, Anggota Arisan Get di Sumenep Keluhkan Kurangnya Transparansi

Berita Terbaru

Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim saat menghadiri kegiatan halalbihalal bersama ASN di halaman Kantor Bupati, Senin (30/3/2026).

Pemerintahan

Wabup Sumenep Minta ASN Tingkatkan Kinerja Usai Libur Lebaran

Senin, 30 Mar 2026 - 10:25 WIB