Rakor Baznas–UPZ Sumenep: Wabup Tekankan Akuntabilitas Pengelolaan ZIS

Senin, 24 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Baznas Kabupaten Sumenep menggelar rapat koordinasi (Rakor) bersama Unit Pengumpul Zakat (UPZ) se-Kabupaten Sumenep yang terdiri dari OPD, Puskesmas, Kecamatan, serta para pengawas SD dan SMP. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman mengenai tugas dan fungsi UPZ dalam optimalisasi penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Rakor dibuka langsung oleh Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim.

Ketua Baznas Sumenep, Ahmad Rahman, dalam laporannya menyampaikan capaian kinerja pengumpulan dan pendistribusian ZIS tahun 2025. Dari target pengumpulan sebesar Rp6 miliar, hingga Oktober 2025 Baznas telah berhasil menghimpun 60 persen atau Rp3,473 miliar. Sementara itu, pendistribusian mencapai Rp2,823 miliar yang diberikan kepada 7.402 mustahik di berbagai program.

“Pengumpulan Januari–Oktober mencapai Rp3,473 miliar dan pendistribusian Rp2,823 miliar,” ujar Ahmad Rahman, Ketua Baznas Sumenep, Senin (24/11/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, mengapresiasi capaian Baznas yang telah mampu menghimpun dana ZIS lebih dari Rp3 miliar. Wabup juga menegaskan agar seluruh UPZ di lingkungan pemerintah daerah terus menindaklanjuti Instruksi Bupati terkait optimalisasi penghimpunan ZIS di masing-masing instansi.

“Kami berharap para UPZ di seluruh OPD semakin memaksimalkan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah sesuai Instruksi Bapak Bupati,” tegas Wabup.

Selain itu, Wabup juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan ZIS. Menurutnya, laporan kegiatan yang jelas dan terbuka akan meningkatkan kepercayaan muzakki serta menghindarkan munculnya kecurigaan di tengah masyarakat.

“Baznas harus terus mengoptimalkan pencatatan pengumpulan dan pelaporan kegiatan, agar para muzakki mengetahui dengan jelas pemanfaatan dana yang mereka titipkan,” pungkasnya.

Penulis : Red

Editor : Red

Berita Terkait

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya
SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87
Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas
Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani
Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI
Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027
Pimpin Apel Perdana 2026, Wali Kota Probolinggo Tekankan Penguatan Kinerja ASN
Tantangan 2026, Wabup Sumenep Tekankan Budaya Kerja Modern ASN

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:07 WIB

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:06 WIB

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:21 WIB

Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:34 WIB

Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:24 WIB

Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB