Ratusan Peserta Meriahkan Festival Ketupat 2026 di Pantai Lombang

Kamis, 26 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta menampilkan berbagai kreasi anyaman dan olahan ketupat dalam Festival Ketupat 2026 di Pantai Lombang, Kamis (26/3/2026).

Peserta menampilkan berbagai kreasi anyaman dan olahan ketupat dalam Festival Ketupat 2026 di Pantai Lombang, Kamis (26/3/2026).

SUMENEP, detikkota.com – Ratusan peserta dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN), masyarakat, dan pelajar memeriahkan Festival Ketupat 2026 yang digelar di Pantai Lombang, Kecamatan Batang-Batang, Kamis (26/3/2026).

Dalam kegiatan tersebut, peserta menampilkan beragam kreasi ketupat dengan bentuk unik, seperti katopa’ sangoh, katopa’ toju’, katopa’ kope’, katopa’ bhâbâng, katopa’ jhârân, hingga katopa’ masjid.

Festival ini juga diisi berbagai kegiatan menarik, mulai dari lomba menganyam ketupat hingga sajian kuliner khas yang menjadi daya tarik pengunjung. Lomba menganyam ketupat menjadi salah satu agenda utama yang paling diminati peserta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Sumenep, Faruk Hanafi, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus melestarikan budaya lokal.

“Kami mengharapkan melalui festival ini, nilai kebersamaan dan gotong royong terus terjaga di tengah masyarakat,” ujarnya di sela kegiatan.

Ia menjelaskan, Festival Ketupat 2026 menghadirkan dua jenis lomba, yakni lomba menu ketupat yang diikuti ASN, hotel, dan restoran, serta lomba menganyam kreasi ketupat yang diikuti sekitar 120 peserta.

Dalam lomba menu, peserta menyajikan berbagai inovasi olahan ketupat dengan cita rasa khas serta tampilan kreatif yang memadukan unsur tradisional dan modern.

Sementara itu, lomba menganyam ketupat menampilkan keterampilan peserta dalam menciptakan bentuk anyaman yang unik dan rapi.

“Lomba menganyam ketupat menunjukkan keterampilan dan kreativitas peserta dalam membuat berbagai bentuk anyaman yang menarik, sebagai bagian dari upaya menjaga tradisi,” pungkasnya.

Penulis : M

Editor : Id

Berita Terkait

Bhabinkamtibmas Desa Torbang Dampingi Petani Panen Jagung Dukung Ketahanan Pangan
Saldo Minimum Bank Mandiri, BRI, dan BNI Terbaru Berlaku Mei 2026
Pelemahan Rupiah Diprediksi Picu Kenaikan Harga Sejumlah Barang Impor
Kopmen Wanita Potre Koneng Gelar Pasar Murah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
BI Ungkap Penyebab Rupiah Melemah, Dolar AS Tembus Rp17.500
Bupati Ipuk dan Tokoh Lintas Agama Sambut Kedatangan Biksu Thudong di Banyuwangi
CV Bangkit Anugrah Jaya Kembali Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Terdampak Tambang Pasir
Wabup Sumenep Dorong Penampilan Jaran Serek Lebih Kreatif dan Modern

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:09 WIB

Bhabinkamtibmas Desa Torbang Dampingi Petani Panen Jagung Dukung Ketahanan Pangan

Senin, 18 Mei 2026 - 07:19 WIB

Saldo Minimum Bank Mandiri, BRI, dan BNI Terbaru Berlaku Mei 2026

Minggu, 17 Mei 2026 - 01:45 WIB

Pelemahan Rupiah Diprediksi Picu Kenaikan Harga Sejumlah Barang Impor

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:25 WIB

Kopmen Wanita Potre Koneng Gelar Pasar Murah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Rabu, 13 Mei 2026 - 05:25 WIB

BI Ungkap Penyebab Rupiah Melemah, Dolar AS Tembus Rp17.500

Berita Terbaru