Refleksi dan Evaluasi Hari Pendidikan Nasional, DPKS: Pendidikan Itu Pondasi Kita Membangun Generasi Bangsa

Jumat, 2 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep, Salamet Wahedi.

Anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep, Salamet Wahedi.

SUMENEP, detikkota.com – Anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep, Salamet Wahedi, mengajak seluruh insan pendidikan untuk menjadi Hari Pendidikan Nasional sebagai ajang refleksi dan evaluasi.

Menurutnya, Hari Pendidikan Nasional bukan sekadar peringatan seremonial tahunan. Akan tetapi, juga harus jadi etape dalam perjalanan pendidikan.

“Hari Pendidikan Nasional ini bukan sekadar agenda tahunan. Tapi juga harus jadi jeda bagi kita, untuk sejenak menghirup nafas, sejauh mana sudah dunia pendidikan berjalan? Sudahkah spirit pengabdian pada kemanusiaan benar-benar hadir dalam ruang-ruang kelas?” ujarnya, Jumat (2/5/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yang perlu digarisbawahi, pendidikan itu bukan sekadar transformasi pengetahuan. Tapi juga tentang nilai siapa diri kita, bagaimana kita dan akan ke mana kita,” lanjutnya.

Ia berharap, seluruh insan pendidikan bersama-sama mengukuhkan komitmen untuk memajukan pendidikan. Bukan sekadar ajang cari ijazah, tapi pembentukan identitas, karakter diri sebagai manusia yang memahami kemanusiaan.

“Subjek pendidikan itu kita, manusia. Kita masuk sekolah, kita kuliah, tujuannya untuk memahami siapa diri kita. Memahami kemanusiaan kita,” tuturnya.

Dengan demikian, tambahnya, berbagai kasus yang terjadi di dunia pendidikan dapat diminimalisir, seperti pelecehan seksual, korupsi dana bos, penggelapan uang Tabungan siswa.

“Kita tentunya miris, saat beberapa kasus yang seharusnya tidak terjadi, malah menjadi persoalan akut pendidikan kita. Pendidikan itu pondasi kita membangun satu generasi untuk sekian tahun, sekian abad,” jelasnya.

Alumni Pascasarjana UGM itu mencontohkan bahwa kemajuan suatu bangsa, suatu negara itu terletak kualitas pendidikannya.

“Kalau dalam Islam, menuntut ilmu wajib. Karena dengan ilmu, dengan pendidikan kita bisa maju. Bahkan dengan ilmu, kita menguasai dunia,” tandasnya.

Berita Terkait

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya
SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87
Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas
Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani
Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI
Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027
Pimpin Apel Perdana 2026, Wali Kota Probolinggo Tekankan Penguatan Kinerja ASN
Tantangan 2026, Wabup Sumenep Tekankan Budaya Kerja Modern ASN

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:07 WIB

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:06 WIB

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:21 WIB

Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:34 WIB

Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:24 WIB

Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB