Ribuan Durian Meriahkan Selamatan Desa di Pasuruan, Tradisi Tetap Terjaga

Senin, 6 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunungan durian dipajang di halaman Balai Desa Kronto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan dalam rangka selamatan desa yang dihadiri warga dan Bupati Pasuruan.

Gunungan durian dipajang di halaman Balai Desa Kronto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan dalam rangka selamatan desa yang dihadiri warga dan Bupati Pasuruan.

PASURUAN, detikkota.com – Ribuan buah durian memeriahkan tradisi selamatan desa di Desa Kronto, Kecamatan Lumbang, Pasuruan, Minggu (5/4/2026).

Tradisi tahunan yang digelar saat musim durian ini kembali dilaksanakan dengan menampilkan gunungan durian sebagai puncak acara di halaman Balai Desa Kronto.

Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, bersama sejumlah pejabat daerah dan masyarakat setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Desa Kronto, Sodin, menjelaskan bahwa selamatan desa biasanya digelar pada bulan Ruwah sebelum Ramadan. Namun tahun ini pelaksanaannya diundur setelah Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Rangkaian kegiatan berlangsung selama dua hari. Hari pertama diisi dengan khataman Al-Qur’an, doa, dan tahlil, sedangkan hari kedua ditutup dengan tasyakuran dan perebutan gunungan durian oleh warga.

Tahun ini, jumlah durian yang disusun dalam gunungan mencapai sekitar 1.000 buah, lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 5.000 buah.

Menurut Sodin, penurunan jumlah durian disebabkan oleh hasil panen yang kurang maksimal akibat serangan penyakit tanaman serta tingginya curah hujan yang menyebabkan banyak buah rontok.

Selain gunungan durian, sebanyak 22 RT di Desa Kronto juga menampilkan ancak berisi hasil bumi khas setempat yang diarak keliling desa sebelum diperebutkan warga.

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo mengapresiasi upaya pemerintah desa dalam melestarikan tradisi tersebut sebagai bagian dari kekayaan budaya lokal.

Ia berharap tradisi selamatan desa terus dipertahankan dan ke depan dapat digelar lebih meriah dengan hasil panen yang lebih melimpah.

“Semoga masyarakat Desa Kronto selalu damai, hasil pertanian semakin subur, dan ke depan acara ini bisa lebih meriah,” ujarnya.

Penulis : EA

Editor : M/Red

Berita Terkait

Pawai Lampion Semarakkan Malam Banyuwangi, Budaya Blambangan Jadi Sorotan
Pemkot Surabaya Dorong Peserta MICE Perpanjang Masa Tinggal lewat Paket Wisata
Pawai Budaya Pakistaji Meriah, Angkat Kesenian Tradisional dan UMKM Lokal
Iringan Kebanggaan: Purwakarta Teguhkan Ajeg Budaya di Malam Festival Budaya
Khofifah: Banyuwangi Ethno Carnival Bukti Budaya Lokal Mampu Mendunia
Rangkaian BEC 2026 Suguhkan Enam Event, Pemkab Banyuwangi Siapkan Atraksi Budaya hingga Festival UMKM
Ketum Garda Bintang Timur Daenk Jamal Salurkan Daging Kurban 2 Sapi 4 Kambing
Kodim 0827/Sumenep Tebar Kepedulian Lewat Kurban Idul Adha 1447 H

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Pawai Lampion Semarakkan Malam Banyuwangi, Budaya Blambangan Jadi Sorotan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:41 WIB

Pemkot Surabaya Dorong Peserta MICE Perpanjang Masa Tinggal lewat Paket Wisata

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Pawai Budaya Pakistaji Meriah, Angkat Kesenian Tradisional dan UMKM Lokal

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:46 WIB

Iringan Kebanggaan: Purwakarta Teguhkan Ajeg Budaya di Malam Festival Budaya

Sabtu, 18 Juli 2026 - 23:13 WIB

Khofifah: Banyuwangi Ethno Carnival Bukti Budaya Lokal Mampu Mendunia

Berita Terbaru

Pemerintahan

Semarak HUT RI ke-81, Dispangtan Purwakarta Gelar Berbagai Kegiatan

Jumat, 21 Agu 2026 - 11:01 WIB