Ribuan Massa Dijadwalkan Demo ke Bea Cukai Madura

Selasa, 12 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama Gerakan Masyarakat Peduli Madura (GMPM) usai pembacaan aksi.

Foto bersama Gerakan Masyarakat Peduli Madura (GMPM) usai pembacaan aksi.

SUMENEP, detikkota.com – Gerakan Masyarakat Peduli Madura (GMPM) yang dimotori oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Barisan Investigasi dan Informasi Keadilan (BIDIK) bersama sejumlah organisasi masyarakat akan menggelar aksi unjuk rasa di Pamekasan, Madura, Jawa Timur, pada Rabu (13/8/2025). Aksi ini merupakan buntut penyegelan dua unit mesin produksi rokok di Desa Tambaan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, oleh Kantor Bea Cukai Madura.

Penyegelan yang dilakukan atas dugaan pelanggaran perizinan tersebut dinilai hanya sebagai formalitas dan terkesan menjadi pertunjukan semata. Sebagai bentuk protes, BIDIK bersama para pentolan organisasi menggelar pembacaan rencana aksi di Jl. Kartini, Pangarangan, Kabupaten Sumenep, pada Senin malam (11/8/2025).

Koordinator umum aksi, Imam Syafi’ie, menyebut kegiatan akan dimulai pukul 13.00 WIB dengan titik kumpul di Taman Arek Lancor. Dari lokasi tersebut, massa akan melakukan long march menuju Kantor Bea Cukai Pamekasan sambil berorasi dan memasang spanduk.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Imam memperkirakan aksi akan diikuti sekitar 1.000 orang dengan dukungan tiga unit kendaraan komando, puluhan mobil pik up dan truk, serta ratusan sepeda motor. Massa juga akan membawa pengeras suara, spanduk, baliho, dan pamflet sebagai media kampanye.

BIDIK dalam aksi ini menggandeng berbagai organisasi, di antaranya Forum Masyarakat Peduli (FMSP), Front Pejuang Keadilan (FPK), Gerakan Mahasiswa Peduli Sumenep (GMPS), Gerakan Anti Rokok Ilegal (GARI), Aliansi Masyarakat Sumenep Peduli (AMSP), Aliansi Masyarakat Sumenep Bersatu (AMSB), Masyarakat Peduli Percepatan Pembangunan Sumenep (MP3S), GIBRAN Center DPD Sumenep, Himpunan Karyawan Pengrajin Tembakau Sampang, serta Persatuan Buruh dan Ketenagakerjaan Bangkalan.

Pemberitahuan aksi telah disampaikan kepada Kepolisian Daerah Kabupaten Pamekasan. Surat pemberitahuan itu ditandatangani Imam Syafi’ie dan Ketua Umum LSM BIDIK, Didik Haryanto, pada 11 Agustus 2025 di Sumenep.

Berita Terkait

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah
Aksi Solidaritas di Polres Sumenep Desak Keadilan bagi Korban Pencabulan Anak
Aksi PMII UNIBA Memanas, Kepala Disbudporapar Sumenep Walk Out dari Dialog

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:41 WIB

Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:38 WIB

Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB