RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Hadirkan Rehabilitasi Pecandu Narkoba, Gratis

Jumat, 1 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Madura, Jawa Timur, kini telah menyediakan pelayanan rehabilitasi bagi pecandu Narkoba.

Pelayanan rehabilitasi yang diberi nama Balai Rehabilitasi Adiyaksa Kabupaten Sumenep, diresmikan langsung oleh Wakil Bupati Sumenep Hj. Dewi Khalifah pada Jumat (01/07/2022).

Hadir dalam peresmian itu Kapolres Sumenep, Kajari Sumenep dan Dandim 0827 Sumenep beserta sejumlah Forkopimda Kabupaten Sumenep.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Disampaikan, Direktur Utama RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep dr. Erliyati, adanya Balai Rehabilitasi Adiyaksa diharapkan mampu menekan angka para pecandu narkoba. Terlebih lagi dapat menurunkan peredaran narkoba di Kota Keris.

Sesuai atas inisiatif pemerintah pusat melalui Kejaksaan Agung (Kejagung). Bahwa adanya program pelayanan rehabilitasi tersebut khusus untuk menangani dan memberantas penyalahgunaan narkoba.

“Pastinya kita menyediakan Balai Rehabilitasi Adiyaksa ini, kita bekerjasama dengan semua pihak. Saya mewakili pemerintah daerah dan Kejari Sumenep, Insyaallah akan membantu,” kata dr. Erly.

Di sela-sela acara peresmian, dr. Erliyati juga mengatakan, bahwa fasilitas akan terus ditambah, dari semula hanya dua tempat tidur akan dimaksimalkan menjadi delapan tempat tidur. Hal itu dilakukan agar banyak generasi muda dapat terselamatkan.

Menurutnya, meski seseorang yang sudah kecanduan akan sulit keluar dari jeratan barang haram tersebut. Namun tidak perlu berkecil hati, karena setiap penyakit pasti ada obatnya, dan RSUD dr. H Moh. Anwar Sumenep kini punya solusi untuk mengobati para pecandu narkoba yang ingin sekali berhenti dari pengaruh obat obatan terlarang tersebut.

“Kami selalu terbuka kepada masyarakat yang mau rehabilitasi diri karena jeratan narkoba, masyarakat yang berobat itu tidak akan ditangkap tidak akan dipidana, malahan akan dirawat secara optimal di RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep,” ucapnya.

Di samping itu, pihaknya juga telah mempersiapkan tim medis khusus untuk menangani para pasien rehabilitasi.

“Nanti yang nangani ada dokter spesialis jiwa. Dokter spesialis jiwanya ada 6 orang dibantu petugas lainnya,” imbuhnya.

Saat melakukan rehabilitasi atau perawatan selama di rumah sakit, para pasien pecandu narkoba tidak akan dipungut biaya sepeserpun alias gratis.

dr. Erly menjelaskan, untuk masa penanganan pasien yang tersandung kasus narkoba berkisar tujuh hari sampai tiga puluh hari tergantung bagaimana kondisi dan respon si pasien ketika menjalani proses rehab, dan pasien tidak perlu memikirkan biaya rehab karena pembiayaan di support oleh BNN, yang penting pasien ada keinginan benar-benar ingin sembuh.

“Di sini direhab berkisar antara 7-30 hari tergantung kondisi pasien, untuk pembiayaan kita disupport oleh BNN, dengan akumulasi sekitaran 7 Jutaan,” terangnya.

Untuk diketahui, bagi masyarakat yang ingin mendapatkan layanan rehab tersebut pasien harus datang mengajukan diri untuk dilakukan rehab ke BNN, Kepolisian, Kejaksaan atau langsung ke RSUD Moh. Anwar Sumenep. (Red)

Berita Terkait

Menko Airlangga: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2026 Tetap Stabil di Atas 5,5 Persen
Distribusi LPG 3 Kg di Lumajang Dipercepat, Pengawasan Diperketat
Menhaj Perkuat Layanan Haji 2026 Lewat Digitalisasi dan Pengawasan Ketat
Bupati Fauzi Naik Becak, Pemkab Sumenep Terapkan Rabu Transportasi Non-BBM
Bupati Fauzi Isi Jabatan Strategis, Perkuat Kinerja Birokrasi Sumenep
Kurangi BBM, Sumenep Uji Coba WFH dan Hari Bebas Kendaraan Bermotor
DPRD dan Pemkab Sumenep Sahkan Tiga Raperda Strategis, Perkuat Ekonomi Daerah
Serapan Baru 2,66 Persen, DPUTR Purwakarta Siap Genjot Proyek Fisik Mulai Triwulan II

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 14:48 WIB

Menko Airlangga: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2026 Tetap Stabil di Atas 5,5 Persen

Kamis, 9 April 2026 - 14:41 WIB

Distribusi LPG 3 Kg di Lumajang Dipercepat, Pengawasan Diperketat

Kamis, 9 April 2026 - 11:51 WIB

Menhaj Perkuat Layanan Haji 2026 Lewat Digitalisasi dan Pengawasan Ketat

Rabu, 8 April 2026 - 16:50 WIB

Bupati Fauzi Naik Becak, Pemkab Sumenep Terapkan Rabu Transportasi Non-BBM

Rabu, 8 April 2026 - 11:21 WIB

Bupati Fauzi Isi Jabatan Strategis, Perkuat Kinerja Birokrasi Sumenep

Berita Terbaru

Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma saat memimpin rapat koordinasi stabilitas stok LPG 3 kilogram dan BBM di Ruang Mahameru Kantor Bupati Lumajang, Kamis (9/4/2026).

Pemerintahan

Distribusi LPG 3 Kg di Lumajang Dipercepat, Pengawasan Diperketat

Kamis, 9 Apr 2026 - 14:41 WIB