Satops Patnal Kemenkumham Jatim Kembali Razia Blok Hunian Lapas Banyuwangi

Jumat, 26 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, detikkota.com – Upaya Kanwil Kemenkumham Jatim dalam memberantas peredaran handphone dan narkoba di Lapas dan Rutan terus berlanjut. Kali ini giliran Lapas Banyuwangi yang dilakukan razia oleh Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satops Patnal) Kemenkumham Jatim, Kamis (25/11/2021) malam.

Pada razia kali ini turut hadir pula Satops Patnal dari Korwil Jember. Demi menjamin kelancaran razia dan untuk menjaga stabilitas keamanan Lapas Banyuwangi, pengawasan jalannya kegiatan juga dibantu oleh personil dari Polresta Banyuwangi yang dipimpin oleh Wakasat Samapta AKP Putra Wiguna.

Kalapas Banyuwangi Wahyu Indarto memimpin langsung kegiatan razia dengan didampingi oleh Kepala Subbidang Pengelolaan Benda Sitaan, Barang Rampasan Negara, Dan Keamanan Kemenkumham Jatim Alzuarman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam arahannya, Wahyu menyampaikan bahwa fokus razia adalah menyasar barang-barang terlarang seperti handphone, narkoba dan peralatan yang disinyalir dapat membahayakan dan mengganggu keamanan. Ia juga menekankan agar dalam pelaksanaan kegiatan, setiap petugas agar melaksanakan penggeledahan secara humanis.

“Saya berharap, kegiatan penggeledahan tetap mengedepankan kesopanan, agar tidak menimbulkan resistensi dari warna binaan sehingga Lapas Banyuwangi tetap kondusif” ujar Wahyu.

Sementara itu, Alzuarman mengingatkan agar pelaksanaan kegiatan razia tetap dilaksanakan dengan memperhatikan Standard Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.

Petugas gabungan melakukan penggeledahan di lima blok hunian. Tim disebar menuju ke blok D, E, F, G dan blok wanita. Para petugas melakukan penggeledahan secara menyeluruh, mulai dari penggeledahan badan warga binaan hingga penggeledahan disetiap sudut kamar dan sekitar kamar hunian.

Untuk memastikan tidak terdapat penyalahgunaan narkoba, juga dilakukan tes urine kepada 25 warga binaan dan 10 petugas yang dipilih secara acak. “Alhamdulillah, dari hasil tes urine yang telah dilakukan, baik petugas maupun warga binaan menunjukkan hasil negatif” terang Wahyu.

Dari hasil penggeledahan, tidak ditemukan adanya handphone maupun narkoba. Namun petugas menyita puluhan benda terlarang seperti tabung gas portable, benda tajam modifikasi hingga instalasi listrik ilegal yaNg dapat menyebabkan terjadinya korsleting listrik.

“Barang-barang tersebut akan kami data untuk selanjutnya dilakukan pemusnahan” pungkas Wahyu.(team)

Berita Terkait

Semarak HUT ke-81 RI, Pemkot Probolinggo Gelar Lomba Antar-OPD
Curanmor di Lenteng Terungkap, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam
Menko Pangan Tampung Keluhan Petani Banyuwangi, Janji Kawal Perbaikan Irigasi
Dari Kampus ke Garda Demokrasi, Mahasiswa Uniba Madura Tuntaskan Magang di Bawaslu Sumenep
Polresta Sumenep Edukasi 140 Pelajar MAN Sumenep soal Pemanfaatan AI
HUT ke-81 RI Jadi Momentum Kapolresta Sumenep Perkuat Pengabdian dan Sinergi
Bupati Fauzi Dorong Kabupaten Kepulauan, Sebut Aspirasi Warga Sudah Berlangsung Lama
Muktamar NU ke-35 Jadi Momentum PB IKA PMII Bedah Energi, Pangan hingga Gerakan Islam

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:57 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, Pemkot Probolinggo Gelar Lomba Antar-OPD

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:04 WIB

Curanmor di Lenteng Terungkap, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Menko Pangan Tampung Keluhan Petani Banyuwangi, Janji Kawal Perbaikan Irigasi

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:04 WIB

Polresta Sumenep Edukasi 140 Pelajar MAN Sumenep soal Pemanfaatan AI

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:52 WIB

HUT ke-81 RI Jadi Momentum Kapolresta Sumenep Perkuat Pengabdian dan Sinergi

Berita Terbaru

Pemerintahan

Semarak HUT RI ke-81, Dispangtan Purwakarta Gelar Berbagai Kegiatan

Jumat, 21 Agu 2026 - 11:01 WIB