Sepanjang 2024, Kasus DBD di Sumenep Capai 1.323 dengan Angka Kematian 10 Orang

Senin, 6 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Sepanjang 2024, Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mencapai 1.323 kasus, dengan angka kematian sebanyak 10 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep, drg. Eliya Fardasah melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Achmad Syamsuri, merinci, dengan angka kematian sebanyak 10 orang, yakni pada Januari ada 2 orang, Februari 2 orang, Maret 2 orang, Juli 2 orang, Oktober 1 orang, dan November 1 orang.

Syamsuri menjelaskan, bahwa Kasus DBD di Kabupaten Sumenep ini, belum bisa dikatakan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB). Bahkan, di Desember 2024, tercatat ada 15 kasus DBD.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi ini belum dikatakan KLB, karena dianggap dalam batas kewajaran. Yang termasuk KLB itu jika dalam kurun waktu satu bulan terjadi lonjakan DBD yang signifikan, dengan angka kematian yang sangat tinggi,” tuturnya, Senin (06/01/2025).

Lanjut Syamsuri mengungkapkan, saat ini pihaknya memasifkan sosialisasi melalui penyebaran pamflet, dengan menggandeng lintas sektor, lintas program, kebersamaan woro-woro dengan Babinsa serta Bhabinkamtibmas dan desa. Itu dilakukan untuk menekan penyebaran DBD ini.

“Terpenting itu adalah peran serta masyarakat untuk paham mengenai manfaat Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN),” ungkapnya.

Berdasarkan data yang masuk ke Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep, Kecamatan yang rawan kasus DBD adalah Saronggi dan Bluto.

“Sekarang masing-masing Puskesmas sudah memetakan desa mana saja yang banyak kasus DBD, sehingga kami fokus ke wilayah tersebut. Kemudian kami melakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE),” tukasnya.

Berita Terkait

Mentan Pastikan Stok Beras Nasional Aman hingga 324 Hari ke Depan
Pemerintah Groundbreaking Rusun Subsidi di Meikarta, Dukung Program 3 Juta Rumah
Presiden Prabowo Pimpin Lima Rapat Strategis di Hambalang, Bahas Pendidikan hingga Kesiapan Mudik
Polres Sumenep Raih Penghargaan Polres Teraktif pada Rakernis Bidpropam Polda Jatim 2026
PUTR Sumenep Sosialisasikan BKK Desa 2026, Kejari Ingatkan Transparansi Pengelolaan Dana
Bupati Pasuruan Temui Mensos, Usulkan Penambahan Kuota PBI-JK bagi Warga Rentan
Pemkab Banyuwangi Prioritaskan Dokter Spesialis dalam Beasiswa Banyuwangi Progresif
Bupati Ipuk Buka Musrenbang RKPD 2027, Fokus Daya Saing SDM dan Hilirisasi Ekonomi

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 12:18 WIB

Pemerintah Groundbreaking Rusun Subsidi di Meikarta, Dukung Program 3 Juta Rumah

Senin, 9 Maret 2026 - 10:28 WIB

Presiden Prabowo Pimpin Lima Rapat Strategis di Hambalang, Bahas Pendidikan hingga Kesiapan Mudik

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:53 WIB

Polres Sumenep Raih Penghargaan Polres Teraktif pada Rakernis Bidpropam Polda Jatim 2026

Jumat, 6 Maret 2026 - 13:46 WIB

PUTR Sumenep Sosialisasikan BKK Desa 2026, Kejari Ingatkan Transparansi Pengelolaan Dana

Jumat, 6 Maret 2026 - 13:00 WIB

Bupati Pasuruan Temui Mensos, Usulkan Penambahan Kuota PBI-JK bagi Warga Rentan

Berita Terbaru