Sosialisasi Pilkades Serentak Tahun 2021 di Pamekasan Mulai Digelar

Kamis, 1 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan mulai melakukan sosialisasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2021.

Bertempat di Mandhapa Agung Ronggosukowati Pamekasan, Kamis (1/7/2021), sosialisasi ini dihadiri langsung Baddrut Tamam, Bupati Pamekasan dengan didampingi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Baddrut Tamam menyampaikan, Pilkades serentak yang diikuti 74 Desa tahun 2021 ini diakuinya berbeda dengan Pilkades di tahun 2019 lalu, dikarenakan regulasi yang akan dipakai juga berkaitan adanya pandemi Covid-19.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pelaksanaan pilkades, pendekatan dan regulasi dari Pemerintah tentu berbeda dengan sebelum ada Covid-19. Sekarang ada 74 desa yang akan gelar Pilkades serentak,” ujarnya saat memberikan sambutan

Dari itu, menurutnya perlu adanya pendekatan dan sudut pandang yang khusus, baik dari forkopimda, forkopimka maupun tenaga kesehatan (Nakes).

“Karenanya, dalam hal ini tidak hanya Forkopimka yang perlu bergandengan tangan untuk sukses, tidak hanya Ketua Kabupaten dan seluruh jajarannya, tetapi di dalamnya harus ada teman-teman dari Nakes yang standby disana mengedukasi masyarakat dari awal,” sambungnya.

Ia menjelaskan, terdapat beberapa indikator sukses dalam pelaksanaan Pilkades serentak tahun 2021 ini, diantaranya dimulai dari pelaksanaan, protokol kesehatan kemudian keamanan.

“Jadi, tiga indikator ini menjadi yang utama. Sukses yang pertama adalah sukses pelaksanaan yang tentunya berdasarkan regulasi dan aturan. Dalam hal ini Perda dan Perbub. kedua sukses Protokol Kesehatan dan yang ketiga adalah sukses keamanan,” ungkapnya.

Mantan anggota DPRD Jatim ini meminta, kegiatan Pilkades tahun 2021 ini harus berpondasikan pada regulasi, yakni Peraturan Bupati (Perbub). Pelaksana diharap paham dan tidak ada yang memiliki sudut pandang berbeda.

Disisi lain, baik TNI-Polri maupun Nakes, juga bisa ikut andil dalam melakukan pengawalan dan turut mengedukasi masyarakat di pergelaran pesta demokrasi tingkat Desa ini, agar dalam pelaksanaan nanti nya bisa berjalan maksimal, aman dan tanpa kendala.

“Intinya kita Pemerintah tetap berpegangan pada regulasi dan aturan, siapapun yang tidak sesuai dengan aturan tidak bisa ikut pelaksanaan Pilkades. Mari Kita semua bergandengan hati dan semangat untuk sukses pilkades 2021,” tutupnya. (Fauzi)

Berita Terkait

Banyuwangi Kembali Jadi Pilot Project Nasional Pengentasan Kemiskinan
Ribuan Anak Probolinggo Tampilkan Budaya Nusantara di HUT RI
Operasi Gabungan Gagalkan Penyelundupan 2,6 Ton Sabu Cair dan 1,57 Juta Rokok Ilegal di Kepri
Semarak HUT ke-81 RI, Pemkot Probolinggo Gelar Lomba Antar-OPD
Curanmor di Lenteng Terungkap, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam
Menko Pangan Tampung Keluhan Petani Banyuwangi, Janji Kawal Perbaikan Irigasi
Dari Kampus ke Garda Demokrasi, Mahasiswa Uniba Madura Tuntaskan Magang di Bawaslu Sumenep
Polresta Sumenep Edukasi 140 Pelajar MAN Sumenep soal Pemanfaatan AI

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Banyuwangi Kembali Jadi Pilot Project Nasional Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:41 WIB

Ribuan Anak Probolinggo Tampilkan Budaya Nusantara di HUT RI

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 02:59 WIB

Operasi Gabungan Gagalkan Penyelundupan 2,6 Ton Sabu Cair dan 1,57 Juta Rokok Ilegal di Kepri

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:04 WIB

Curanmor di Lenteng Terungkap, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Menko Pangan Tampung Keluhan Petani Banyuwangi, Janji Kawal Perbaikan Irigasi

Berita Terbaru