Sumenep Alami Inflasi 0,16% pada Periode Agustus 2023, Melampaui Inflasi Jatim

Sabtu, 2 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep, Ribut Hadi Candra.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep, Ribut Hadi Candra.

SUMENEP, detikkota.com – Kabupaten Sumenep, Jawa Timur mengalami inflasi sebesar 0,16% pada periode Agustus 2023.

Untuk inflasi month to month periode ini menempatkan Kabupaten Sumenep di posisi tertinggi di Jawa Timur, dengan angka inflasi 0,11%. Dan juga melampaui Nasional dengan inflasi sebesar 0,13%

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep, Ribut Hadi Candra menjelaskan, inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kelompok pengeluaran yang mengalami inflasi yaitu makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,09 persen, pendidikan 0,03 persen, pakaian dan alas kaki 0,02 persen, transportasi 0,01 persen, perawatan pribadi dan jasa lainnya 0,1 persen, kesehatan 0,005 persen, perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga 0,004 persen, informasi, komunikasi, dan jasa keuangan 0,001 persen, rekreasi, olahraga, dan budaya 0,001 persen,” paparnya, Sabtu (2/9/2023).

Menurutnya, harga sejumlah komoditas pada Agustus 2023 secara umum menunjukkan adanya kenaikan dibandingkan setahun yang lalu.

Akibatnya, lanjut Candra, Kabupaten Sumenep mengalami inflasi tahunan year on year sebesar 4,72% atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 112,06% pada  Agustus 2022 menjadi 117,35% pada Agustus 2023.

“Sedangkan 1 tingkat inflasi year to date periode Agustus 2023, Kabupaten Sumenep sebesar 2,06 persen. Inflasi ini masih di atas Jawa Timur untuk tahun berjalan, yakni dari Januari hingga Agustus 2023 tercatat sebesar 1,72 persen,” tandas Candra.

Berita Terkait

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya
SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87
Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas
Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani
Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI
Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027
Pimpin Apel Perdana 2026, Wali Kota Probolinggo Tekankan Penguatan Kinerja ASN
Tantangan 2026, Wabup Sumenep Tekankan Budaya Kerja Modern ASN

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:07 WIB

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:06 WIB

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:21 WIB

Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:34 WIB

Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:24 WIB

Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB