Sumenep Tanggap Ancaman Narkoba, BNN Gelar Konsolidasi

Kamis, 19 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sumenep menggelar Konsolidasi Kebijakan Kabupaten/Kota Tanggap Ancaman Narkoba pada sektor Kelembagaan di Aula KPRI Serba Usaha pada Kamis (19/06/2025).

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sumenep menggelar Konsolidasi Kebijakan Kabupaten/Kota Tanggap Ancaman Narkoba pada sektor Kelembagaan di Aula KPRI Serba Usaha pada Kamis (19/06/2025).

SUMENEP, detikkota.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sumenep menggelar Konsolidasi Kebijakan Kabupaten/Kota Tanggap Ancaman Narkoba pada sektor Kelembagaan di Aula KPRI Serba Usaha pada Kamis (19/06/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama antar instansi dan lembaga dalam menangani persoalan narkoba di Kabupaten Sumenep.

Kepala BNN Kabupaten Sumenep, Bambang Sutrisno, mengungkapkan bahwa penemuan narkoba di kepulauan Masalembu dengan jumlah puluhan kilogram yang bernilai miliaran rupiah menjadi perhatian serius. Ia menekankan bahwa penanganan narkoba memerlukan kerja sama semua pihak, termasuk pemerintah, swasta, dan masyarakat.

“Baru-baru ini kita dikejutkan penemuan adanya narkoba di kepulauan Masalembu yang jumlahnya puluhan kilogram, apabila diuangkan bisa miliaran rupiah,” ungkap Bambang Sutrisno.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bambang Sutrisno mengajak semua pihak untuk bersama-sama melaksanakan upaya memutus mata rantai peredaran narkoba. Ia berharap bahwa ke depan semua pihak memiliki tanggung jawab dalam menanggulangi persoalan narkoba.

“Betapa generasi muda harus selalu dijaga agar tidak sampai terjerumus penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.

Bambang juga menekankan pentingnya ketahanan keluarga yang harmonis dan tenteram dalam mencegah penyalahgunaan narkoba. Dengan ketahanan keluarga yang kuat, masyarakat dapat bersama-sama menyatakan tidak pada narkoba.

“Termasuk juga lembaga lain agar melaksanakan program dengan menyentuh pada persoalan penanganan narkoba. Dan paling penting diawali dengan ketahanan keluarga yang harmonis dan tenteram, sehingga menjadi keluarga kuat untuk menyatakan tidak pada narkoba dan baru kepada masyarakat secara umum,” tandasnya.

Konsolidasi kebijakan ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama antar instansi dan lembaga dalam menangani persoalan narkoba di Kabupaten Sumenep. Dengan kerja sama yang solid, diharapkan dapat memutus mata rantai peredaran narkoba dan mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda.

Berita Terkait

Semarak HUT ke-81 RI, Pemkot Probolinggo Gelar Lomba Antar-OPD
Curanmor di Lenteng Terungkap, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam
Menko Pangan Tampung Keluhan Petani Banyuwangi, Janji Kawal Perbaikan Irigasi
Dari Kampus ke Garda Demokrasi, Mahasiswa Uniba Madura Tuntaskan Magang di Bawaslu Sumenep
Polresta Sumenep Edukasi 140 Pelajar MAN Sumenep soal Pemanfaatan AI
HUT ke-81 RI Jadi Momentum Kapolresta Sumenep Perkuat Pengabdian dan Sinergi
Bupati Fauzi Dorong Kabupaten Kepulauan, Sebut Aspirasi Warga Sudah Berlangsung Lama
Muktamar NU ke-35 Jadi Momentum PB IKA PMII Bedah Energi, Pangan hingga Gerakan Islam

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:57 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, Pemkot Probolinggo Gelar Lomba Antar-OPD

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:04 WIB

Curanmor di Lenteng Terungkap, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Menko Pangan Tampung Keluhan Petani Banyuwangi, Janji Kawal Perbaikan Irigasi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Dari Kampus ke Garda Demokrasi, Mahasiswa Uniba Madura Tuntaskan Magang di Bawaslu Sumenep

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:04 WIB

Polresta Sumenep Edukasi 140 Pelajar MAN Sumenep soal Pemanfaatan AI

Berita Terbaru

Pemerintahan

Semarak HUT RI ke-81, Dispangtan Purwakarta Gelar Berbagai Kegiatan

Jumat, 21 Agu 2026 - 11:01 WIB