Surabaya Ajukan Pinjaman Daerah Rp452 Miliar untuk Biayai Infrastruktur

Sabtu, 23 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, detikkota.com – Pemerintah Kota Surabaya mengajukan pinjaman daerah senilai Rp452 miliar sebagai bagian dari Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) 2025. Dana tersebut akan digunakan untuk membiayai sejumlah proyek infrastruktur prioritas tanpa membebani masyarakat dengan kenaikan pajak.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan bahwa penurunan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dipengaruhi kondisi ekonomi, bukan lemahnya kinerja pemerintah. Ia menyebut Pemkot dihadapkan pada dua pilihan, yaitu menaikkan pajak atau mencari pembiayaan alternatif.

“Pemerintah wajib berkorban demi rakyat. Kami memilih pembiayaan agar tidak terjadi gejolak sosial,” ujar Eri, Jumat (22/8/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pinjaman ini akan difokuskan pada pembangunan Jalur Lingkar Barat (JLB), pelebaran Jalan Wiyung–Gresik, diversi saluran Gunungsari, penerangan jalan umum, serta penanganan genangan air. Untuk diversi saluran Gunungsari, anggaran akan digunakan lebih dulu untuk pembebasan lahan.

Eri menyebut keputusan ini diambil setelah melalui kajian mendalam serta koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan DPRD Surabaya. “DPRD sudah menyetujui langkah strategis ini,” katanya.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur diperlukan untuk mendukung investasi dan meningkatkan PAD di masa depan. “Infrastruktur akan menarik orang datang, menumbuhkan ekonomi, dan hasilnya dipakai untuk mensejahterakan warga miskin,” jelasnya.

Sebagai Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), Eri menambahkan, kebijakan pembiayaan alternatif ini dapat menjadi rujukan bagi daerah lain. Hingga kini, sebanyak 92 kota di Indonesia disebut telah menjalankan kebijakan serupa.

Berita Terkait

Orang Tua Murid Protes Kualitas MBG di SMAN 1 Darangdan, Diduga Tak Layak
MIO Indonesia Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim
Ngaji Budaya dan Pameran Pusaka Nusantara 2026 Digelar di Kraksaan
Liputan7.id Santuni Anak Yatim dan Dhuafa di Sumenep
Damkar Surabaya Siaga Selama Libur Lebaran 2026, Warga Diminta Pastikan Rumah Aman
Jelang Idulfitri, Pemkot Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Layanan Publik
PMI Sumenep Salurkan Bantuan Sembako kepada Abang Becak dan Pemulung
Kodim 0728/Wonogiri Gelar Bazar Ramadan, Sediakan Sembako Murah bagi Warga

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 17:45 WIB

Orang Tua Murid Protes Kualitas MBG di SMAN 1 Darangdan, Diduga Tak Layak

Minggu, 15 Maret 2026 - 17:22 WIB

MIO Indonesia Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim

Minggu, 15 Maret 2026 - 11:05 WIB

Ngaji Budaya dan Pameran Pusaka Nusantara 2026 Digelar di Kraksaan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 23:54 WIB

Liputan7.id Santuni Anak Yatim dan Dhuafa di Sumenep

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:05 WIB

Jelang Idulfitri, Pemkot Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Layanan Publik

Berita Terbaru

Penasehat Hukum dan jajaran redaksi Media Liputan7.id saat menyerahkan santunan kepada anak yatim dan dhuafa dalam kegiatan sosial di Aula Balai Desa Pandian, Kabupaten Sumenep.

Daerah

Liputan7.id Santuni Anak Yatim dan Dhuafa di Sumenep

Sabtu, 14 Mar 2026 - 23:54 WIB