Tahapan Tertinggi

Rabu, 28 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

detikkota.com – Alasan Makrifat Menjadi Tahapan Tertinggi Rasulullah saw pernah menyebutkan bahwa Makrifat adalah Maqam tertinggi, kerana setelah mencapai tahapan Makrifat seperti yang disebutkan oleh Rasulullah Saw barulah seseorang boleh menerapkan segala ibadah yang dianjurkan oleh Agama.

Guru Mursyid mengatakan bahwa Makrifat mempunyai jangkauan yang Nilai kemanusiaan yang harus berhias akhlak Allah swt.

Pergaulan Orang Arif bila telah sampai ke tingkat ini bagaikan pergaulan dengan Allah swt.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahkan isteri Nabi saw, Aisyah ketika ditanya tentang Akhlak Rasulullah adalah Al-Qur’an yang tersirat Lalu mengapa Makrifat menjadi suatu Puncak tahapan dalam mencapai Nur Ilahi dan Mengenal Allah dengan Sempurna.

Orang yang telah mencapai tahapan Makrifat setidaknya akan mengikuti Akhlak Rasulullah saw.

Menurut Guru Murshid ada tiga tanda orang Arif orang yang telah mencapai tahap Makrifat

1: Cahaya Makrifat tidak memadamkan Cahaya kerendahan Hatinya.

2: Tidak mengakui secara Batiniah, Ilmu yang bertentangan dengan Mentauhidkan Diri sendiri.

3: Nikmat Allah swt yang banyak itu tidak mengiringnya untuk melanggar larangan Allah swt.

Kesimpulannya adalah bahwa Makrifatullah atau Mengenal Allah adalah Awal kita beragama yang Artinya tahapan Makrifat adalah tahapan yang tertinggi dari pada tahapan tahapan yang lain yang merupakan dasar tahapan.

Dengan mencapai Makrifat maka segala Ibadah akan bermakna kerana kita Mengenal siapa yang kita Sembah.

Jika Makrifatullah adalah Awal beragama, lalu apa Akhir dari Agama?

Akhir dari berAgama juga Makrifatullah kerana Makrifatullah adalah RUH dari Agama. (Dw.A/Red)

Berita Terkait

PT Pupuk Indonesia Pastikan Stok Pupuk Subsidi di Sumenep Aman, Distribusi ke Kepulauan Terkendala Cuaca
Banyuwangi Jadi Tuan Rumah ASEAN-ID Blue, Delegasi ASEAN hingga Selandia Baru Hadir
Honor Juri dan Tim Pelaksana Pasanggiri Jaipong Atharrazka Belum Dilunasi, EO Soroti Komitmen Pengelola
Dugaan Transaksi Lapak Pasar Ganding Jadi Sorotan, Praktisi Hukum Desak Transparansi Total
Silaturahim ke PWNU Jatim, LKKNU Sumenep Perkuat Arah Program Kerja
Wapres Gibran Tinjau Pasar Banyuwangi, Apresiasi Konsep Modern Bernuansa Osing
PT IKS Kembali Jadi Sorotan, Pekerja Keluhkan Sistem Pengupahan hingga Dugaan Pelanggaran
Polisi Selidiki Penemuan Jenazah Perempuan di Persawahan Gapura, Ditemukan Luka di Kepala dan Leher

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:39 WIB

PT Pupuk Indonesia Pastikan Stok Pupuk Subsidi di Sumenep Aman, Distribusi ke Kepulauan Terkendala Cuaca

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:21 WIB

Banyuwangi Jadi Tuan Rumah ASEAN-ID Blue, Delegasi ASEAN hingga Selandia Baru Hadir

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:27 WIB

Honor Juri dan Tim Pelaksana Pasanggiri Jaipong Atharrazka Belum Dilunasi, EO Soroti Komitmen Pengelola

Minggu, 12 Juli 2026 - 10:33 WIB

Dugaan Transaksi Lapak Pasar Ganding Jadi Sorotan, Praktisi Hukum Desak Transparansi Total

Minggu, 12 Juli 2026 - 09:19 WIB

Silaturahim ke PWNU Jatim, LKKNU Sumenep Perkuat Arah Program Kerja

Berita Terbaru

SMK Negeri 1 Kalianget, Kabupaten Sumenep, menggelar pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027, Senin (13/7/2026).

Pendidikan

SMKN 1 Kalianget Gelar MPLS Ramah 2026, Diikuti 194 Siswa Baru

Senin, 13 Jul 2026 - 21:50 WIB