Tajamara Pusat Perekonomian Baru, Didik Cako: Keputusan Bupati Fauzi sangat tepat

Kamis, 21 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keadaan terkini pada saat masih sepi dikarenakan pengunjung melakukan shalat tarawih

Keadaan terkini pada saat masih sepi dikarenakan pengunjung melakukan shalat tarawih

SUMENEP, detikkota.com – Pemindahan pedagang kaki lima (PKL) ke Tajamara menjadikan taman itu sebagai pusat perekonomian baru. Sebab, taman yang terletak di Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep, kini lebih produktif.

Pemindahan PKL yang dilakukan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo ke taman tersebut berdampak pada banyak hal. Salah satunya, para PKL sudah memiliki tempat yang tepat untuk berjualan.

Selain itu, masyarakat yang datang ke Tajamara dipastikan tidak kecewa. Selain tempatnya yang sangat instagramable, pegunjung bisa juga menemukan berbagai jenis jajanan khas Madura untuk dibawa pulang ataupun dinikmati di taman tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apalagi di bulan ramadhan ini, Tajamara dijadikan tempat bazar takjil ramadhan. Bazar takjil ramadhan ini juga menjadi salah satu upaya Pemkab Sumenep dalam mendorong peningkatan ekonomi masyarakat khususnya pelaku UMKM.

Justru ini membawa berkah bagi para pedagang kaki lima yang berjualan di taman tersebut. Juga bagi masyarakat Sumenep yang ingin ngabuburit di bulan ramadhan bisa datang ke Tajamara untuk berburu takjil.

Owner Batik Tulis Canteng Koneng, Didik Haryanto mengapresiasi Bupati Sumenep merelokasi PKL ke Tajamara. Menurutnya, selain memberikan tempat yang layak bagi PKL, juga Kota Sumenep lebih bersih dan tertata.

“Selain untuk Kota Sumenep lebih bersih dan tertata, ini juga bentuk kepedulian Bupati Sumenep atas kesejahteraan para pedagang,” ujar Didik sapaan Ketua Umum LSM BIDIK (Barisan Investigasi Dan Informasi Keadilan), Kamis (21/03/2024).

Selain itu, kata pria yang juga menjabat sebagai Wasekjend Organisasi Media Independen Online (MIO) Indonesia Jakarta, pemindahan PKL ke Tajamara itu adalah keputusan tepat yang dilakukan Bupati Fauzi. Dan itu menurutnya, akan menjadikan taman tersebut icon baru kota Sumenep.

“Keputusan Bupati Fauzi sangat tepat. Selain memang menjadi pusat perekonomian baru, Tajamara ini juga menjadi icon Sumenep sesuai namanya “Taman Jajanan Masyarakat Madura” atau disingkat Tajamara,” tandasnya.

Berita Terkait

Dinsos P3A Sumenep Perkuat Gugus Tugas untuk Capai KLA 2026
Pasuruan Siapkan 240 Kursi, Mudik Gratis 2026 Layani 6 Rute Tujuan
Lukman Hakim–Moh. Fauzan Ja’far Satu Tahun Pimpin Bangkalan, 53 Km Jalan Diperbaiki dan Raih Prestasi Nasional
Indah Amperawati Pimpin HLM TPID, Pemkab Lumajang Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026
Ipuk Fiestiandani Luncurkan “Lapor Camat”, Aduan Warga Wajib Direspons Maksimal 4 Jam
Ribuan PPPK Paruh Waktu di Lumajang Tidak Terima THR 2026, Pemkab Beri Penjelasan
Wali Kota Probolinggo Sambut Kunjungan Danrem 083/BDJ di Makodim 0820
Pemkot Probolinggo Buka Ramadan Fest dan Pasar Murah 2026 di GOR Ahmad Yani

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 21:37 WIB

Dinsos P3A Sumenep Perkuat Gugus Tugas untuk Capai KLA 2026

Selasa, 24 Februari 2026 - 09:32 WIB

Pasuruan Siapkan 240 Kursi, Mudik Gratis 2026 Layani 6 Rute Tujuan

Selasa, 24 Februari 2026 - 09:21 WIB

Lukman Hakim–Moh. Fauzan Ja’far Satu Tahun Pimpin Bangkalan, 53 Km Jalan Diperbaiki dan Raih Prestasi Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 - 09:14 WIB

Indah Amperawati Pimpin HLM TPID, Pemkab Lumajang Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026

Selasa, 24 Februari 2026 - 09:07 WIB

Ipuk Fiestiandani Luncurkan “Lapor Camat”, Aduan Warga Wajib Direspons Maksimal 4 Jam

Berita Terbaru

Pj Sekda Sumenep bersama jajaran Dinsos P3A dan peserta saat kegiatan Penguatan Tim Gugus Tugas KLA di Graha Arya Wiraraja, Selasa (24/2/2026).

Pemerintahan

Dinsos P3A Sumenep Perkuat Gugus Tugas untuk Capai KLA 2026

Selasa, 24 Feb 2026 - 21:37 WIB