Tanggapan Pihak CKS Terhadap Tudingan Pelecehan Seksual

Selasa, 15 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG, detikkota.com – Tanggapan pihak CKS (PT Citra karya sejati ) terhadap tudingan pelecehan seksual.

Pihak CKS dalam jumpa pers di Bumiayu, kec kedungkandang, kota malang, memberi tahu bahwa tudingan hal tersebut tidak tepat. Artinya, apa yang dilakukan pihak CKS ialah justru menguntungkan anggota pelatihan dengan memperbaiki baju anggota PMI yang tidak sopan.

“Kejadian tersebut adalah anak tersebut memakai celana sangat pendek hingga celana dalamnya nongol atau kelihatan. Jadi, inisiatif anggota kami itu untuk menurunkan sedikit supaya nutupin celana dalamnya. Itu sesungguhnya yang terjadi, ” ujar Imelda Maria dari pihak CKS

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihak CKS juga menegaskan bahwa dalam pelatihannya lebih menekankan pada karakter, berpakaian, bekerja. Oleh karena pihak CKS memakai standard luar negeri bukan standard lokal.

“Karakter, berpakaian, bekerja, itu semua sesuai aturan karena kami memakai standard luar negeri di pelatihan ini, bukan standard lokal. Jadi baik dari pakaian, cara berbicara, cara berpikir, cara berkebersihan tubuh itu semua kita pikirkan

Selain itu, dia menjelaskan bahwa tidak ada batasan dalam penggunaan handphone yang menyebabkan adanya tekanan pada anggotanya pelatihan, hanya saja ada jam-jam tertentu anak-anak menggunakan ponselnya

“Tidak ada batasan dalam penggunaan hp, hanya saja ada jam-jam tertentu anak-anak bisa menggunakan handphone, bukan berarti selama 7 hari mereka tidak menggunakan hp. Itu tidak betul,” ujar Imelda Maria. (Zk)

Berita Terkait

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:12 WIB

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:07 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB