Tekan Inflasi, TPID Sumenep Bangun Sinergi Lintas Sektoral

Kamis, 14 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam, Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, Dadang Dedy Iskandar.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam, Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, Dadang Dedy Iskandar.

SUMENEP, detikkota.com –  Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Kabupaten Sumenep, Jawa Timur terus berupaya mengendalikan inflasi di wilayahnya dengan memperkuat sinergitas antar organisasi perangkat daerah (OPD) dan instansi terkait.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam, Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Sumenep, Dadang Dedy Iskandar mengatakan, inflasi merupakan salah satu permasalahan yang dapat berdampak negatif terhadap perekonomian masyarakat. Untuk itu, pihaknya melakukan upaya-upaya guna mengendalikan inflasi.

“Inflasi yang tinggi dapat menyebabkan daya beli masyarakat menurun dan menghambat pertumbuhan ekonomi,” jelas Dadang, panggilan akrabnya, saat membuka rapat TPID di kantornya, Kamis (14/9/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, rapat TPID menghasilkan beberapa kesepakatan. Di antaranya,  pemerintah daerah melalui TPID dan Tim Satgas Pangan akan bekerja sama dengan Bulog Sub Divre Madura dalam menyalurkan Bantuan Cadangan Pangan (BCP) kepada Keluarga Rentan Stunting (KRS) dan Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Keputusan lain, lanjut Dadang, pemerintah daerah akan melibatkan perbankan melalui program pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk permodalan Gapoktan.

Pihkanya menegaskan, sinergitas antara TPID, Tim Satgas Pangan, BULOG Sub Divre Madura, perbankan, dan BUMD harus dibangun guna menekan laju inflasi, penanggulangan kemiskinan dan pemerataan ekonomi.

“Semoga sinergitas ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan hasil yang optimal,” harapnya.

Selain sinergitas instansi terkait, sebutnya, pemerintah daerah juga akan melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pengendalian inflasi.

“Masyarakat juga harus berperan aktif dalam mengendalikan inflasi, dengan cara mengurangi konsumsi barang dan jasa yang tidak perlu,” tandasnya.

Berita Terkait

Dinsos P3A Sumenep Perkuat Gugus Tugas untuk Capai KLA 2026
Pasuruan Siapkan 240 Kursi, Mudik Gratis 2026 Layani 6 Rute Tujuan
Lukman Hakim–Moh. Fauzan Ja’far Satu Tahun Pimpin Bangkalan, 53 Km Jalan Diperbaiki dan Raih Prestasi Nasional
Indah Amperawati Pimpin HLM TPID, Pemkab Lumajang Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026
Ipuk Fiestiandani Luncurkan “Lapor Camat”, Aduan Warga Wajib Direspons Maksimal 4 Jam
Ribuan PPPK Paruh Waktu di Lumajang Tidak Terima THR 2026, Pemkab Beri Penjelasan
Wali Kota Probolinggo Sambut Kunjungan Danrem 083/BDJ di Makodim 0820
Pemkot Probolinggo Buka Ramadan Fest dan Pasar Murah 2026 di GOR Ahmad Yani

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 21:37 WIB

Dinsos P3A Sumenep Perkuat Gugus Tugas untuk Capai KLA 2026

Selasa, 24 Februari 2026 - 09:32 WIB

Pasuruan Siapkan 240 Kursi, Mudik Gratis 2026 Layani 6 Rute Tujuan

Selasa, 24 Februari 2026 - 09:21 WIB

Lukman Hakim–Moh. Fauzan Ja’far Satu Tahun Pimpin Bangkalan, 53 Km Jalan Diperbaiki dan Raih Prestasi Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 - 09:14 WIB

Indah Amperawati Pimpin HLM TPID, Pemkab Lumajang Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026

Selasa, 24 Februari 2026 - 09:07 WIB

Ipuk Fiestiandani Luncurkan “Lapor Camat”, Aduan Warga Wajib Direspons Maksimal 4 Jam

Berita Terbaru

Pj Sekda Sumenep bersama jajaran Dinsos P3A dan peserta saat kegiatan Penguatan Tim Gugus Tugas KLA di Graha Arya Wiraraja, Selasa (24/2/2026).

Pemerintahan

Dinsos P3A Sumenep Perkuat Gugus Tugas untuk Capai KLA 2026

Selasa, 24 Feb 2026 - 21:37 WIB