Terduga Teroris Ditangkap di Sedati Sidoarjo

Senin, 16 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua RT Solikin

Ketua RT Solikin

SIDOARJO, detikkota.com – Sebanyak enam orang terduga teroris ditangkap Densus 88 Antiteror Mabes Polri di wilayah Jawa Timur.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan, ada enam orang di lima wilayah dan satu lagi berada di Jawa Tengah.

“Total 6 terduga teroris di Jatim. 1 Lamongan, 1 Tuban, 1 Surabaya, 1 Sidoarjo, 1 Malang dan 1 asal Jombang ditangkap di Karanganyar Jateng,” kata Repli kepada jatimnow, Senin (16/8/2021).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu terduga teroris yang ditangkap Densus 88 di Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo adalah warga berinisial FM.

Sementara itu, Solikin Ketua RT setempat, menjelaskan jika Densus 88 dan kepolisian setempat menggeledah rumah terduga teroris yang sudah tinggal selama 6 tahun di Sedati, Sidoarjo.

“FM tinggal disini baru sekira 6 tahun terakhir. Dia tinggal bersama istri dan 4 anaknya,” terangnya.

Menurut Solikin, FM adalah pemilik pabrik roti yang berada di Tanggulangin, Sidoarjo. Dalam penggeledahan di rumah FM, petugas menemukan tujuh buah dokumen diantaranya adalah Sertifikat pelatihan dan buku tabungan.

“FM itu orangnya baik sekali, sering berkumpul saat ada kegiatan RT, jadi warga itu sempat kaget dan tidak percaya bahwa FM adalah kelompok teroris,” pungkasnya.” (Redho)

Berita Terkait

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:12 WIB

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:07 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru