Tetesan Air Garam Diduga Picu Lakalantas, Bupati Sumenep Angkat Bicara

Rabu, 27 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep, H. Achmad Fauzi Wongsojudo.

Bupati Sumenep, H. Achmad Fauzi Wongsojudo.

SUMENEP, detikkota.com – Bupati Sumenep, H. Achmad Fauzi Wongsojudo angkat bicara soal tetesan air garam di jalan raya yang belakangan diduga kerap memicu terjadinya kecelakakan lalu lintas.

Bupati Fauzi mengaku akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk dengan perusahaan garam di Madura mengenai masalah yang dikeluhkan warga hingga berujung demo menutup Jembatan Suramadu di Bangkalan.

“Tentu bukan hanya PT Garam. Tapi kami juga akan berkoordinasi dengan perusahaan-perusahaan garam lainnya yang ada di Kabupaten Sumenep,” imbuhnya,  Rabu (27/9/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam waktu dekat, lanjutnya, Pemkab Sumenep akan mengundang seluruh perusahaan garam di wilayahnya. Jika benar tetesan air garam yang dibawa truk pengangkut menjadi pemicu terjadinya kecelakaan lalu lintas, maka akan dicarikan solusi atas permasalahan itu.

“Satlantas Polres Sumenep juga telah memberikan imbauan tegas kepada para sopir truk yang mengangkut garam dalam rangka menjaga keamanan dan keselamatan bersama di jalan raya,” tuturnya.

Sebelumnya, Kasat Lantas Polres Sumenep, AKP Alimuddin Nasution mengimbau seluruh sopir truk pengangkut garam agar tidak berceceran di jalan raya, karena berpotensi membahayakan pengguna jalan lainnya.

“Tetesan air garam yang berceceran di jalan raya berpotensi membuat jalan menjadi licin dan berbahaya bagi pengendara lain. Oleh karena itu, kami mengimbau agar semua sopir truk memastikan garam yang diangkut tetap terjaga dengan baik selama perjalanan. Misal, menggunakan terpal pada bagian bawah bak truk,” tegasnya.

Imbauan lain, Kasat Lantas juga meminta sopir truk tidak mengangkut muatan melebihi kapasitas yang ditentuka agar tidak terjadi kecelakaan akibat beban yang berlebihan.

“Harapan kami, para sopir truk garam dapat mematuhi imbauan ini demi menjaga keamanan dan keselamatan berlalu lintas di jalan raya,” pungkasnya.

Berita Terkait

Dinsos P3A Sumenep Perkuat Gugus Tugas untuk Capai KLA 2026
Pasuruan Siapkan 240 Kursi, Mudik Gratis 2026 Layani 6 Rute Tujuan
Lukman Hakim–Moh. Fauzan Ja’far Satu Tahun Pimpin Bangkalan, 53 Km Jalan Diperbaiki dan Raih Prestasi Nasional
Indah Amperawati Pimpin HLM TPID, Pemkab Lumajang Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026
Ipuk Fiestiandani Luncurkan “Lapor Camat”, Aduan Warga Wajib Direspons Maksimal 4 Jam
Ribuan PPPK Paruh Waktu di Lumajang Tidak Terima THR 2026, Pemkab Beri Penjelasan
Wali Kota Probolinggo Sambut Kunjungan Danrem 083/BDJ di Makodim 0820
Said Abdullah Minta Kader PDIP Jatim Respons Cepat Persoalan Sosial Warga

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 21:37 WIB

Dinsos P3A Sumenep Perkuat Gugus Tugas untuk Capai KLA 2026

Selasa, 24 Februari 2026 - 09:32 WIB

Pasuruan Siapkan 240 Kursi, Mudik Gratis 2026 Layani 6 Rute Tujuan

Selasa, 24 Februari 2026 - 09:21 WIB

Lukman Hakim–Moh. Fauzan Ja’far Satu Tahun Pimpin Bangkalan, 53 Km Jalan Diperbaiki dan Raih Prestasi Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 - 09:14 WIB

Indah Amperawati Pimpin HLM TPID, Pemkab Lumajang Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026

Selasa, 24 Februari 2026 - 09:07 WIB

Ipuk Fiestiandani Luncurkan “Lapor Camat”, Aduan Warga Wajib Direspons Maksimal 4 Jam

Berita Terbaru

Pj Sekda Sumenep bersama jajaran Dinsos P3A dan peserta saat kegiatan Penguatan Tim Gugus Tugas KLA di Graha Arya Wiraraja, Selasa (24/2/2026).

Pemerintahan

Dinsos P3A Sumenep Perkuat Gugus Tugas untuk Capai KLA 2026

Selasa, 24 Feb 2026 - 21:37 WIB