Viral !!! ODGJ Mengamuk di Penyekatan Candi Sidoarjo

Kamis, 5 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIDOARJO, detikkota.com – Beredar sebuah video yang merekam aksi seorang pemotor yang mengendarai Yamaha N-Max mengamuk saat dihentikan Satgas Covid-19 dan menjadi viral di Instagram.

Dalam video yang diupload akun infokomando itu, memperlihatkan saat operasi gabungan pembatasan mobilitas selama PPKM di simpang tiga Candi, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo.

Dalam video yang telah dilihat sebanyak 77149 dengan durasi 37 detik tersebut, pria yang mengenakan kaos hitam tanpa lengan dan celana pendek, seperti mengumpat kata kasar kepada petugas saat diminta untuk menepi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tampak dalam video tersebut petugas gabungan di TKP mengamankan pria itu. Perekam video lantas menunjukkan rekaman papan banner atau spanduk pengumuman pembatasan mobilitas selama PPKM yang dirusak hingga jebol oleh pria tidak dikenal tersebut.

“Diingatkan gak mau. Pagar dihancurkan, karena tidak memakai masker, diingatkan tidak mau. Mendem (mungkin lagi mabuk),” jelas seorang pria yang merekam aksi tersebut.

“Benar, kejadian itu saat giat penyekatan senin pagi (2/8) kemarin,” jelas Kapolsek Candi, Polresta Sidoarjo, AKP Hari Siswo Suwarno saat dihubungi awak media, Kamis (5/8/2021).

Usai diamankan petugas gabungan di TKP, laki-laki usia muda tersebut langsung dibawa ke Mapolsek Candi yang berdekatan dengan lokasi penyekatan.

Setelah diperiksa keterangannya oleh polisi, serta dilakukan pemanggilan terhadap keluarga yang bersangkutan, didapati jika pria yang mengamuk itu adalah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

“Setelah kami periksa keterangannya ternyata dia mengidap ganguan jiwa (ODGJ). Untuk identitas pria tersebut saya tidak bisa sebutkan,” ungkapnya.

Terkait perkembangan saat ini, Hari mengaku jika pria tersebut sudah dikirim ke Rumah Sakit Jiwa, Kabupaten Malang.

“Sudah dikirim ke RSJ Lawang, Malang,” tandasnya. (Redho)

Berita Terkait

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:12 WIB

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:07 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB