Wakil Bupati Lumajang Ajak Desa Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru

Senin, 17 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LUMAJANG, detikkota.com – Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma (Mas Yudha), menegaskan pentingnya inovasi desa dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Hal itu disampaikannya saat membuka Sosialisasi Membangun Desa Mandiri dan Berdaya Saing di Hotel Aston Inn Lumajang, Minggu (16/11/2025).

Mas Yudha mendorong setiap desa menciptakan satu hingga dua produk atau layanan unggulan sebagai identitas desa. Ia menilai inovasi tersebut tidak hanya menjadi simbol, tetapi juga pintu masuk untuk meningkatkan pendapatan asli desa, memperluas akses pasar, serta memperkuat daya tarik desa secara ekonomi maupun sosial.

“Desa harus memiliki keunikan sebagai sumber ekonomi sekaligus identitas sosial. Produk unggulan akan menarik investor dan wisatawan, serta membuka peluang usaha bagi warga,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menekankan bahwa desa harus menjadi ruang pertumbuhan baru, bukan lagi sekadar objek pembangunan. Desa, menurutnya, perlu berperan sebagai pusat ekonomi, ruang kreatif bagi generasi muda, sekaligus tempat tumbuhnya kesejahteraan masyarakat secara nyata.

Mas Yudha menyampaikan bahwa visi jangka panjang pembangunan Lumajang menekankan pemerataan pertumbuhan antara wilayah kota dan desa. Desa yang produktif dan inovatif dinilai mampu mengurangi kesenjangan serta memperkuat daya saing daerah.

Ia menambahkan bahwa pendekatan tersebut juga memberi ruang bagi generasi muda untuk tetap berkarya di desa, mengembangkan inovasi, dan mengoptimalkan potensi lokal. Desa, katanya, bukan sekadar tempat tinggal, melainkan laboratorium ekonomi kreatif yang memberi dampak langsung bagi masyarakat.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, ia berharap para kepala desa dan pemangku kepentingan terdorong merumuskan strategi inovasi desa, menentukan produk unggulan, serta membangun ekosistem ekonomi yang berkelanjutan dan mendukung peningkatan kesejahteraan.

“Dengan inovasi sebagai penggerak utama, desa dapat menjadi pusat pertumbuhan baru, memperkuat ekonomi lokal, dan mewujudkan Lumajang yang lebih sejahtera dan berdaya saing,” tutupnya.

Penulis : An

Editor : An

Berita Terkait

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya
SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87
Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas
Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani
Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI
Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027
Pimpin Apel Perdana 2026, Wali Kota Probolinggo Tekankan Penguatan Kinerja ASN
Tantangan 2026, Wabup Sumenep Tekankan Budaya Kerja Modern ASN

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:07 WIB

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:06 WIB

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:21 WIB

Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:34 WIB

Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:24 WIB

Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB