Wali Kota Surabaya Terbitkan SE Antisipasi Penularan Campak

Selasa, 2 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, detikkota.com – Wali Kota Surabaya menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor: 400.7.7.1/18915/436.7.2/2025 terkait peningkatan kewaspadaan dan pencegahan penularan campak di Kota Surabaya. Kebijakan ini dikeluarkan menyusul status Kejadian Luar Biasa (KLB) campak di Kabupaten Sumenep, Madura, dengan pertimbangan tingginya mobilitas penduduk antarwilayah.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya, Nanik Sukristina, menjelaskan SE tersebut menjadi pedoman bagi masyarakat dalam mencegah penularan. “Mohon doanya agar Surabaya aman dari KLB. Fokus utama kami adalah kejar imunisasi dengan mencari anak-anak yang belum lengkap status imunisasinya,” ujarnya, Senin (1/9/2025).

Nanik mengakui tantangan terbesar penanganan campak adalah tingginya mobilitas penduduk serta masih adanya warga yang enggan membawa anaknya imunisasi karena stigma dan misinformasi. Petugas bahkan harus melakukan penelusuran dari rumah ke rumah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski begitu, capaian imunisasi di Surabaya dilaporkan melebihi target pemerintah pusat. Data Januari–Juli 2025 menunjukkan cakupan imunisasi Campak-Rubela (MR) dosis pertama 60,1 persen, dosis kedua 60,7 persen, dan dosis ketiga 76,71 persen. Angka ini melampaui target 58 persen.

Dalam SE dijelaskan, campak merupakan penyakit infeksi saluran pernapasan akibat virus yang sangat menular, dengan gejala demam, batuk, pilek, mata merah, serta ruam merah khas di seluruh tubuh. Penularan terjadi melalui udara atau kontak langsung dengan penderita.

Dinkes Surabaya menekankan langkah pencegahan meliputi pemeriksaan dini di fasilitas kesehatan, isolasi mandiri tujuh hari sejak muncul ruam, pemberian Vitamin A, hingga rujukan ke rumah sakit bila kondisi pasien memburuk.

Selain itu, warga diimbau menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), menggunakan masker saat sakit, menutup mulut atau hidung saat batuk dan bersin, rajin mencuci tangan, serta menjaga kebersihan lingkungan.

Nanik juga meminta orang tua memastikan imunisasi MR anak sesuai jadwal, yakni dosis pertama pada usia 9 bulan, booster pada usia 18 bulan, dilengkapi hingga usia 5 tahun, serta satu dosis tambahan di kelas 1 SD melalui program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS).

“Imunisasi MR dapat diperoleh di Puskesmas, Posyandu, klinik, maupun rumah sakit baik pemerintah maupun swasta,” pungkasnya.

Berita Terkait

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Gelar Penyuluhan Kesehatan Gratis untuk Kaum Difabel
RS BHC Run 2026 di Sumenep Berlangsung Meriah, Ribuan Peserta Ikut Ambil Bagian
Tingkatkan Mutu Layanan, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Fokus Inovasi dan SDM
Dinkes Banyuwangi Terima 60 Ribu Sachet Susu Pendamping Pasien TBC dari Kemenkes
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Catat Kepuasan Publik Tertinggi, Raih Nilai 90,20 Persen
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Hadirkan Layanan Spesialis Urologi, Permudah Akses Kesehatan Warga
Kasus Suspek Chikungunya Muncul di Sejumlah Wilayah Pamekasan, Dinkes Minta Warga Waspada
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 14:46 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Gelar Penyuluhan Kesehatan Gratis untuk Kaum Difabel

Minggu, 8 Februari 2026 - 13:13 WIB

RS BHC Run 2026 di Sumenep Berlangsung Meriah, Ribuan Peserta Ikut Ambil Bagian

Kamis, 5 Februari 2026 - 18:17 WIB

Tingkatkan Mutu Layanan, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Fokus Inovasi dan SDM

Jumat, 30 Januari 2026 - 10:58 WIB

Dinkes Banyuwangi Terima 60 Ribu Sachet Susu Pendamping Pasien TBC dari Kemenkes

Selasa, 6 Januari 2026 - 18:51 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Catat Kepuasan Publik Tertinggi, Raih Nilai 90,20 Persen

Berita Terbaru

Pj Sekda Sumenep bersama jajaran Dinsos P3A dan peserta saat kegiatan Penguatan Tim Gugus Tugas KLA di Graha Arya Wiraraja, Selasa (24/2/2026).

Pemerintahan

Dinsos P3A Sumenep Perkuat Gugus Tugas untuk Capai KLA 2026

Selasa, 24 Feb 2026 - 21:37 WIB