Warga Curhat ke DPR : Apa Untungnya Wiraraja di Pamekasan?

Jumat, 18 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, detikkota.com – Masyarakat yang mengatasnamakan Forum Masyarakat Tlanakan Bersatu (Format) mendatangi Komisi I DPRD Pamekasan.

Mereka ngadu soal deretan peristiwa memilukan yang terjadi di Kafe dan Resto Wiraraja Tlanakan, Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Sejumlah peristiwa itu diantaranya adalah pada Selasa (16/6) lalu, 15 muda-mudi ditangkap di tempat itu karena sedang pesta narkoba. Selanjutnya, pada Minggu (6/12), 9 orang tersangka juga ditangkap dengan kasus yang sama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya itu, Kafe dan Resto Wiraraja ini juga sempat disoal terkait adanya reklamasi di pesisir pantai Tlanakan beberapa waktu lalu.

Zainullah, Korlap Format, dalam penyampaiannya menginginkan agar Bupati Pamekasan memaksimalkan kinerja Satpol PP, yang dalam hal ini sebagai penegak perda.

“Apa untungnya Wiraraja bagi Pamekasan, malah hanya pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan,” katanya. Kamis (17/12/2020).

Ia juga mendesak Komisi I DPRD Pamekasan untuk mengeluarkan rekomendasi pemecatan terhadap Kepala Satpol PP Pamekasan apabila tetap lalai dalam melakukan tugasnya.

Zain, sapaan akrabnya ini menyebut, Pengusaha Wiraraja itu sudah berkali-kali menghianati masyarakat Tlanakan. Sebab, deretan kasus di tempat itu tidak juga menimbulkan efek jera bagi pemiliknya.

Dalam hal ini, Ia juga meminta ketegasan DPRD Pamekasan sebagai kontrol Pemerintah Daerah.

Sementara, Imam Hosairi, Ketua Komisi I DPRD Pamekasan menerima baik aspirasi yang disampaikan oleh Format.

Imam, sapaan akrabnya mengatakan, siapapun yang lalai dalam melaksanakan tugasnya akan disampaikan untuk diganti, bukan hanya dari Satpol PP tetapi berlaku untuk semua.

Dari beberapa kejadian itu kata Imam, pihaknya sudah merekomendasikan untuk dilakukan penindakan yang tegas.

Pihaknya juga sudah melakukan pemanggilan ke II atas janji yang telah disampaikan pihak terkait. Namun karena tidak hadir, Ia akan melakukan kordinasi untuk pemanggilan kembali.

“Agar supaya Wiraraja itu benar-benar ditindak dengan tegas, karena sudah main-main dengan kita,” pungkasnya. (Fauzi)

Berita Terkait

Dinsos Sumenep Tanggapi Kasus Dua Janda Tak Terima Bansos, Minta Cek DTKS dan Verifikasi Lapangan
Anggaran Kerja Sama Publikasi Diskominfo Purwakarta Dipangkas Drastis, Insan Pers Nilai Bentuk Penghinaan
Dua Janda Miskin di Bunbarat Belum Terdata Bansos, Hidupi Balita Yatim
Pangkas Anggaran Publikasi, Ketua PJI Purwakarta Mahesa Jenar Ultimatum Kominfo dan Siap Gelar Aksi Massa
Wartawan di Purwakarta Kecewa, Kerja Sama Media TA 2025 Diskominfo Gagal Bayar
Wabup Probolinggo Pimpin Penertiban Sungai Opo-Opo, Normalisasi Jadi Prioritas Penanganan Banjir
Durian Merah Banyuwangi Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis
Perkuat Harmoni, Kapolres Sumenep Silaturahmi ke Ponpes Al-Amien Prenduan

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 20:41 WIB

Dinsos Sumenep Tanggapi Kasus Dua Janda Tak Terima Bansos, Minta Cek DTKS dan Verifikasi Lapangan

Kamis, 22 Januari 2026 - 20:39 WIB

Anggaran Kerja Sama Publikasi Diskominfo Purwakarta Dipangkas Drastis, Insan Pers Nilai Bentuk Penghinaan

Kamis, 22 Januari 2026 - 18:55 WIB

Dua Janda Miskin di Bunbarat Belum Terdata Bansos, Hidupi Balita Yatim

Kamis, 22 Januari 2026 - 15:57 WIB

Pangkas Anggaran Publikasi, Ketua PJI Purwakarta Mahesa Jenar Ultimatum Kominfo dan Siap Gelar Aksi Massa

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:34 WIB

Wabup Probolinggo Pimpin Penertiban Sungai Opo-Opo, Normalisasi Jadi Prioritas Penanganan Banjir

Berita Terbaru