PMII INKADHA Soroti Kerusakan Jalan Manding–Batuputih Jelang Idulfitri

Rabu, 18 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisariat PMII INKADHA, Moh Yahya Amrullah.

Ketua Komisariat PMII INKADHA, Moh Yahya Amrullah.

SUMENEP, detikkota.com — PMII INKADHA menyoroti kerusakan jalan penghubung Kecamatan Manding dan Batuputih, Kabupaten Sumenep, yang dinilai semakin berisiko menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Ruas jalan yang melintasi Desa Giring, Gadding, hingga Batuputih Laok dilaporkan mengalami kerusakan berupa lubang dan permukaan tidak rata, yang disebut telah berlangsung selama puluhan tahun tanpa penanganan optimal.

Ketua Komisariat PMII INKADHA, Moh Yahya Amrullah, mengatakan kondisi tersebut tidak bisa lagi dianggap sebagai persoalan biasa karena merupakan jalur vital bagi aktivitas masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jika terus dibiarkan, kondisi ini sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kerusakan jalan tidak hanya berdampak pada kenyamanan, tetapi juga menghambat aktivitas ekonomi serta meningkatkan risiko kecelakaan, terutama saat mobilitas masyarakat meningkat menjelang Lebaran.

Selain itu, pihaknya menilai persoalan tersebut mencerminkan lemahnya perencanaan dan pengawasan infrastruktur yang perlu segera dievaluasi.

PMII INKADHA juga menyoroti belum terealisasinya rencana pelebaran jalan yang disebut masih terkendala persetujuan sebagian masyarakat.

“Jika ada kendala, harus segera diselesaikan melalui pendekatan yang tepat, tidak bisa dibiarkan berlarut-larut,” tambahnya.

Organisasi tersebut mendesak Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Sumenep untuk segera mengambil langkah konkret, baik melalui percepatan perbaikan maupun penyelesaian kendala di lapangan.

Selain itu, PMII INKADHA juga mendorong Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama DPRD setempat untuk mengawal percepatan penanganan jalan tersebut mengingat perannya yang strategis bagi mobilitas dan perekonomian masyarakat.

Pihaknya menilai perlunya peningkatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat agar persoalan yang telah berlangsung lama ini dapat segera diselesaikan.

Penulis : M

Editor : Red

Berita Terkait

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA
GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten
Wali Kota Eri Datangi Penyalur ART di Gunung Anyar, Pekerja Terjerat Denda Rp3,5 Juta Dipulangkan
Hari Tani Nasional 2026, Bupati Probolinggo Soroti Pupuk dan Harga Komoditas

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Selasa, 29 September 2026 - 16:38 WIB

ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA

Selasa, 29 September 2026 - 16:35 WIB

GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten

Berita Terbaru