Warga Pamekasan Berobat ke Surabaya Kini Bisa Manfaatkan Rumah Singgah Gratis De Djava

Rabu, 17 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah Singgah De Djava di Surabaya untuk warga Pamekasan yang menjalani pengobatan.

Rumah Singgah De Djava di Surabaya untuk warga Pamekasan yang menjalani pengobatan.

SURABAYA, detikkota.com – Warga Kabupaten Pamekasan yang menjalani pemeriksaan maupun pengobatan di rumah sakit rujukan Surabaya kini memiliki tempat singgah gratis. Fasilitas tersebut bernama Rumah Singgah De Djava yang berlokasi di Jalan Kemangi Nomor 13, Kecamatan Pacar Keling, Kota Surabaya.

Rumah singgah tersebut diinisiasi oleh Aliansi Jurnalis Pamekasan (AJP) bekerja sama dengan PT Empat Sekawan Mulya sebagai bentuk kepedulian terhadap warga Pamekasan, khususnya masyarakat kurang mampu yang membutuhkan akses layanan kesehatan di Surabaya.

Ketua AJP Pamekasan, Khairul Umam, mengatakan keberadaan rumah singgah ini berangkat dari keprihatinan terhadap kondisi warga yang kerap kesulitan mencari tempat tinggal sementara saat menjalani pengobatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selama ini kami melihat banyak warga Pamekasan yang harus bolak-balik Madura–Surabaya hanya untuk berobat. Bahkan, sebagian dari mereka kesulitan mencari tempat singgah dan harus menanggung biaya tambahan,” ujar Khairul Umam, Rabu (17/12/2025).

Ia menegaskan, Rumah Singgah De Djava dapat digunakan secara gratis selama masa perawatan kesehatan di Surabaya, dengan prioritas bagi warga Pamekasan yang kurang mampu.

“Rumah singgah ini gratis dan diperuntukkan bagi warga Pamekasan yang sedang menjalani pengobatan di Surabaya. Ini murni program sosial,” katanya.

Namun demikian, Khairul Umam mengakui bahwa keberlanjutan program masih membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Saat ini, pengelola masih membuka ruang partisipasi bagi relawan, donatur, serta kerja sama kelembagaan.

“Karena ini program sosial, kami membutuhkan dukungan semua pihak untuk jangka panjang. Saat ini kami masih membutuhkan relawan, donatur, serta kerja sama, karena belum memiliki admin maupun penjaga khusus,” pungkasnya.

Keberadaan Rumah Singgah De Djava diharapkan dapat meringankan beban warga Pamekasan sekaligus menjadi solusi konkret bagi masyarakat yang tengah berjuang mendapatkan layanan kesehatan di Surabaya.

Penulis : S/F

Editor : Red

Berita Terkait

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA
GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten
Wali Kota Eri Datangi Penyalur ART di Gunung Anyar, Pekerja Terjerat Denda Rp3,5 Juta Dipulangkan
Hari Tani Nasional 2026, Bupati Probolinggo Soroti Pupuk dan Harga Komoditas

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap

Selasa, 29 September 2026 - 16:38 WIB

ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA

Selasa, 29 September 2026 - 16:35 WIB

GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten

Berita Terbaru