Waspada Peredaran Uang Palsu Jelang Lebaran, BPRS Bhakti Sumekar Edukasi Ciri Keaslian Rupiah

Jumat, 27 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, H. Hairil Fajar.

Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, H. Hairil Fajar.

SUMENEP, detikkota.com – Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, H. Hairil Fajar, mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi peredaran uang palsu menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Ia menyampaikan, aktivitas ekonomi masyarakat selama Ramadan hingga menjelang Lebaran mengalami peningkatan signifikan, terutama kebutuhan uang tunai. Kondisi tersebut dinilai membuka peluang bagi oknum tidak bertanggung jawab untuk mengedarkan uang palsu.

“Kalau diukur dari tensi kebutuhan ekonomi masyarakat, Ramadan dan menjelang Lebaran memang jauh lebih tinggi. Karena itu kewaspadaan terhadap potensi uang palsu harus kita tingkatkan,” ujar Hairil Fajar, Jumat (27/2/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, masyarakat perlu memahami cara mengenali keaslian uang rupiah melalui metode 3D yang diperkenalkan Bank Indonesia, yakni Dilihat, Diraba, dan Diterawang.

Pada tahap pertama, uang dilihat dari ketajaman warna dan keberadaan benang pengaman. Uang asli memiliki warna tegas dan tidak buram.

Tahap kedua, diraba pada bagian tertentu yang terasa lebih kasar karena dicetak dengan teknik khusus.

Tahap ketiga, diterawang ke arah cahaya untuk memastikan adanya tanda air (watermark) serta elemen pengaman lainnya.

Hairil Fajar mengimbau masyarakat lebih teliti saat bertransaksi, khususnya di pusat keramaian dan pasar musiman selama Ramadan.

“Kami berharap masyarakat tidak panik, tetapi tetap waspada. Kenali cirinya, pastikan keasliannya, sehingga aktivitas ekonomi menjelang Lebaran tetap aman dan lancar,” pungkasnya.

Penulis : Red

Editor : Red

Berita Terkait

BI Gandeng BRI Sumenep, Gaungkan Cinta Rupiah ke Generasi Muda
Operasi Pasar LPG 3 Kg di Probolinggo Diserbu Warga, Harga Dijaga Tetap Stabil
Analis Nilai Harga Emas Berpotensi Menguat di Tengah Dinamika Global
Polisi Turun Sawah, Dukung Ketahanan Pangan Lewat Penanaman Jagung di Gapura
Panen Raya MT1 2026, Produksi Padi di Banyuwangi Tembus 160 Ribu Ton
arutan Sumenep Pimpin Panen Raya, Perkuat Kemandirian Warga Binaan
Rupiah Tembus Rekor Terlemah, Ditutup di Level Rp17.190 per Dolar AS
Rupiah Melemah Tipis ke Rp17.135 per Dolar AS, Tertekan Arus Modal Keluar

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 08:35 WIB

BI Gandeng BRI Sumenep, Gaungkan Cinta Rupiah ke Generasi Muda

Rabu, 22 April 2026 - 14:44 WIB

Operasi Pasar LPG 3 Kg di Probolinggo Diserbu Warga, Harga Dijaga Tetap Stabil

Rabu, 22 April 2026 - 11:10 WIB

Analis Nilai Harga Emas Berpotensi Menguat di Tengah Dinamika Global

Rabu, 22 April 2026 - 10:36 WIB

Polisi Turun Sawah, Dukung Ketahanan Pangan Lewat Penanaman Jagung di Gapura

Senin, 20 April 2026 - 20:47 WIB

Panen Raya MT1 2026, Produksi Padi di Banyuwangi Tembus 160 Ribu Ton

Berita Terbaru