Zaki Ungkap Penyebab Krisis Air Bersih di Pesisir Jakarta

Sabtu, 22 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, detikkota.com – Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta Jakarta Ahmed Zaki Iskandar atau Bang Zaki mengatakan, salah satu faktor utama yang menyebabkan krisis air bersih di pesisir Jakarta adalah intrusi air laut.

Intrusi air laut semakin memperburuk kondisi air tanah di pesisir Jakarta yang mengakibatkan sumber air tanah menjadi asin dan tidak layak konsumsi.

“Air tanah yang ada sudah tercemar dan tidak bisa lagi digunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” kata Bang Zaki dikutip Jumat (21/06) kemarin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bang Zaki juga menyoroti buruknya infrastruktur air bersih di daerah pesisir. Jaringan pipa air bersih yang tersedia belum memadai untuk memenuhi kebutuhan seluruh warga.

“Banyak daerah yang belum terjangkau oleh jaringan pipa air bersih, sehingga warga harus membeli air dari penjual keliling atau depot-depot air,” katanya.

Untuk mengatasi masalah tersebut, kata Bang Zaki, pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pihak swasta.

Antara lain seperti pembangunan instalasi pengolahan air bersih dan perbaikan jaringan pipa air.

Berita Terkait

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya
SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87
Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas
Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani
Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI
Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027
Pimpin Apel Perdana 2026, Wali Kota Probolinggo Tekankan Penguatan Kinerja ASN
Tantangan 2026, Wabup Sumenep Tekankan Budaya Kerja Modern ASN

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:06 WIB

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:21 WIB

Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:34 WIB

Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:24 WIB

Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:13 WIB

Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027

Berita Terbaru