2 Atlet Anggar PON XX Papua Dari Situbondo, Koni Situbondo Terkesan Abai

Jumat, 10 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SITUBONDO, detikkota.com – Sang pembawa obor Asian Games 2018 saat ini mewakili atlet Anggar XX PON Papua dan membawa nama baik Situbondo, namun Koni Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, terkesan tutup mata dan tidak ada apresiasi kepada dua Atlet yang berlaga nanti diawal Bulan 10 Agustus, Jum’at (10/09/2021).

Hal tersebut dibuktikan dengan tidak ada support maupun semangat dari Koni Situbondo, padahal di Kabupaten lain seperti Sidoarjo, Jawa Timur, Atlet yang berlaga mendapat support dan dukungan dari Koni Kabupaten setempat.

Handoko Alfiantoro keluarga dari Atlet Anggar XX PON Papua Billa Dwi Alfiantoro (20) beralamat di Desa Pokaan, Kecamatan Kapongan Situbondo merasa kecewa dan menyayangkan sikap dari Koni Situbondo yang tidak bisa memberikan apresiasi kepada dua Atlet Anggar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tidak usah santunan lah setidaknya apresiasi, nah ini Koni diem-diem saja padahal mau berlaga di PON Papua mewakili Jawa Timur khususnya Situbondo, di Malang Kota saja untuk mendapatkan penghargaan termasuk Blitar dan Bojonegoro, Atlet berhak mendapatkan apresiasi dan semangat dari Daerah.” Ujar Handoko Alfiantoro

Ketua KONI Situbondo Sadi Deny saat dikonfirmasi melalui telvonnya menuturkan, baru akan melakukan rapat bersama tim terkait 2 Atlet yg berlaga di XX PON Papua.

“Kami nanti akan rapat bersama untuk apresiasi maupun support terhadap Atlet Anggar.” Pungkasnya

Diketahui Atlet Anggar XX PON Papua ada dua orang dari Kabupaten Situbondo yakni, Billa Dwi Alfiantoro (20) Desa pokaan, kecamatan Kapongan, dan Sigi Kanadela, Karangasem Situbondo. (day)

Berita Terkait

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:12 WIB

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:07 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB