25 Hektar Lahan Di bagikan oleh LMDH Mitra Hutan Lestari Desa Jambewangi

Senin, 8 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, detikkota.com – Pembagian lahan perhutani KRPH Sidomulyo, yang di dampingi oleh pihak Lembaga Masyarakat Desa Hutan ( LMDH) Mitra Hutan Lestari kepada para penyadap berlangsung aman dan lancar.

Kepala Desa Jambewangi, kecamatan Sempu, Kabupaten Banyuwangi, Maskur.Sag, yang berkesempatan hadir, dalam sambutannya mengatakan agar warga yang mendapatkan bagian lahan kali ini tetap menjaga ketertiban dan komitmen keamanan di wilayah pangkuan masing masing senin (8/11/21)

“Dari lahan yang telah di berikan ini, saya berharap warga tetap komitmen menjaga keamanan, Jagan sampai hal yang telah terjadi terulang kembali, dan di kala ada hal yang kurang jelas, warga bisa berkordinasi dengan pihak LMDH melalui Pokja, sehingga tidak terjadi salah informasi,” Kata Maskur yang juga sebagai penasehat di tubuh LMDH Mitra Hutan Lestari

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di waktu yang sama, Ketua LMDH Mitra Hutan Lestari Desa Jambewangi, Zainuri mengatakan, pembagian lahan ini memang sudah menjadi hak para penyadap getah pinus, dan harus di bagikan tanpa ada ketentuan administrasi, hanya saja para penerima bagian lahan memang teruntuk para warga yang memiliki lahan kerja sadap di titik tersebut,”ujarnya

“Dengan luas hampir 25 hektar meliputi petak 55 7 hektar, petak 56 7,5 hektar dan petak 61 ada 3 lokasi dengan luas lahan 12 hektar telah rampung di bagikan kepada masyarakat pangkuan KRPH sidomulyo berdasarkan data aktifitas kerja yang di miliki oleh pihak LMDH,” paparnya

Hal senada di sampaikan ketua Kelompok Kerja (Pokja) LMDH Mitra Hutan Lestari Nurdianto, bahwa dalam pembagian lahan ini nantinya dapat di kerjakan sendiri dan tidak ada lagi yang namanya jual beli lahan.

” Kami pihak Pokja yang telah mendampingi pembagian lahan ini sama sekali tidak memungut anggaran, sehingga dalam proses jangka panjang pekerjaannya nanti, para warga yang telah mendapatkan bagian agar tidak mengantikan lahan tersebut kepada orang lain,” terang Nur

Masih menurut Nurdianto, proses pembagianya pun di lakukan secara terbuka dan di saksikan oleh semua pihak dan masyarakat yang bersangkutan, data penerima pun ikut di sampaikan, bahkan untuk hal tersebut di lakukan dengan cara mengambil undian untuk nomer lahan, sehingga hasilnya dapat di terima bersam -sama.”cetusnya( her)

Berita Terkait

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:12 WIB

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:07 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB