Jauh-Jauh Dari Jember Wisatawan Ikut Vaksin Sambil Rekreasi

Rabu, 15 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SITUBONDO, detikkota.com – Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, yang sudah memasuki PPKM level 2 wisatawan mulai datangi tempat-tempat wisata yang ada di Situbondo, salah satunya di kampung blekok, di Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Selasa (14/9/2021).

Meski belum ditetapkan bahwa Wisatawan yang datang ke tempat wisata harus membawa sertifikat vaksin, namun warga sekitar dan wisatawan yang datang langsung ikut mendukung vaksinasi yang ada di tempat wisata.

Salah satunya Windi (21) beralamat di Pasir Putih yang menimba ilmu di Jember melakukan penelitian sekaligus rekreasi dan ikut dalam program vaksinasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini ke empat kalinya saya datang ke Kampung Blekok dan tadi saya juga mendukung program vaksinasi yang ada di pintu masuk wisata, karena vaksin ini untuk melindungi diri kita dan menjaga orang lain.” Ucap Windi

Ketua Pokdarwis Kampung Blekok menuturkan, ada 100 vaksin yang disediakan namun diluar dugaan masyarakat berbondong-bondong datang sehingga melebihi target.

Kapolsek Kendit Sumiyanto menambahkan, untuk protokol kesehatan dalam vaksinasi ini tetap diatur sesuai ketentuan Pemerintah.

Informasi yang diterima detikkota.com juru bicara Satgas Covid-19 Dadang Aries Bintoro menjelaskan, untuk wisata belum ada edaran untuk dibuka hingga menunggu hasil rapat yang akan secepatnya dilaksanakan.

(Uday)

Berita Terkait

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:12 WIB

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:07 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bangkalan, Zainal Alim, mewakili Sekda Bangkalan saat memberikan sambutan pada Musyawarah Wilayah VI RAPI Wilayah 1301 Bangkalan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Minggu (11/1/2026).

Pemerintahan

Pemkab Bangkalan Perkuat Sinergi Informasi melalui Muswil VI RAPI

Minggu, 11 Jan 2026 - 11:30 WIB