KJP-GEMA Salurkan 1000 Pakaian dan Santuni Anak Yatim

Selasa, 21 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, detikkota.com – Komunitas Jurnalis Pamekasan (KJP) bersama Gerakan Emansipasi Masyarakat (GEMA) salurkan 1000 pakaian kepada masyarakat di Balai Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Pamekasan Madura, Jawa Timur, Selasa (21/8/2021).

Selain ribuan pakain, KJP-GEMA juga memberikan santunan kepada puluhan anak yatim. Sedikitnya, terdapat 10 anak yatim yang diundang ke balai Desa Jarin. Perwakilan Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimka) Pademawu juga ikut mensupport acara agung tersebut.

Slamet Ready Ketua KJP menyampaikan, penyaluran ribuan baju dan santunan kepada puluhan anak yatim itu sebagai upaya meringankan beban masyarakat ditengah pandemi Covid-19.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kata dia, pandemi Covid-19 membuat warga kesulitan dari sisi ekonomi. Masih diperlukan peran semua lapisan masyarakat untuk menggelar kegiatan-kegiatan serupa di lain tempat yang ada di Pamekasan.

“Idealnya, tidak hanya cukup KJP-GEMA semata. Melainkan, seluruh elemen masyarakat yang memiliki kemampuan dalam meringankan beban masyarakat terdampak Covid-19 juga bisa ikut andil,” katanya

Irwin Nur Maulana Ketua GEMA menambahkan, upaya-upaya tersebut diyakini akan memberikan dampak terhadap Pemkab Pamekasan. Meski tidak seberapa, hal itu akan membantu meringankan beban masyarakat.

“Kegiatan ini insyaAllah bisa membantu Pemkab Pamekasan meski tidak seberapa. Alhamdulillah, anak-anak yatim sumringah banget menerima pakaian dan santunan yang kami berikan,” pungkasnya. (Fauzi)

Berita Terkait

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:12 WIB

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:07 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bangkalan, Zainal Alim, mewakili Sekda Bangkalan saat memberikan sambutan pada Musyawarah Wilayah VI RAPI Wilayah 1301 Bangkalan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Minggu (11/1/2026).

Pemerintahan

Pemkab Bangkalan Perkuat Sinergi Informasi melalui Muswil VI RAPI

Minggu, 11 Jan 2026 - 11:30 WIB