Kinerja BK DPRD Sumenep Dikatakan Wafat Oleh Salah Satu Akun Facebook

Senin, 7 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Salah satu akun Facebook menyinggung kinerja Badan Kehormatan (BK) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Singgungan nya itu berupa postingan sebuah foto kuburan didepan kantor DPRD Sumenep di nisannya itu bertuliskan “KINERJA BK DPRD WAFAT”.

Postingan itu di unggah oleh akun facebook bernama Ardi Yanta Alzi Chandra, pada Senin (7/3/2022), hari ini, pukul 11.03 Wib.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam penelusuran media ini, Ardi pemilik akun facebook bernama Ardi Yanta Alzi Chandra ini diketahui telah melakukan pengawalan atas kasus dugaan video mesum mirip anggota DPRD Sumenep.

Namun, karena Ardi aktivis sekaligus ketua GPPS (Gerakan Pemuda Peduli Sumenep) tak kunjung mendapat kejelasan dari BK DPRD Sumenep, akhirnya atas dasar kecewa dia mengunggah foto itu.

“Ya, itu bentuk kekecewaan kami terhadap BK DPRD Sumenep karena sampai saat ini BK tak kunjung memproses serta mempertegas secara asas profesionalitas dalam kasus dugaan video tersebut,” kata Ardi dikonfirmasi melalui WhatsApp, Senin (7/3).

Itu, kata dia, mewakili keresahan masyarakat terhadap Badan Kehormatan milik rakyat Sumenep. Dan jangan salahkan apabila banyak terdapat opini liar. Pasalnya, menurut ia, BK DPRD Sumenep telah mengantongi barang bukti.

“Ini mewakili bentuk keresahan masyarakat Sumenep terhadap BK DPRD Sumenep, kalau ini tidak kunjung diproses maka narasi liar terhadap DPRD Sumenep khususnya BK DPRD Sumenep akan terus tercoreng dengan adanya kasus dugaan video tersebut,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, kasus dugaan video mesum tersebut telah sampai di meja Badan Kehormatan (BK) DPRD Sumenep beberapa waktu lalu.

Ketua BK DPRD Sumenep Sami’odin mengatakan, pihaknya harus berhati-hati dalam melakukan tindakan. Mengingat hal tersebut berkaitan dengan nama baik institusi wakil rakyat.

Diakui, BK saat ini masih dalam tahap penyelidikan dan masih mengumpulkan data pendukung, seperti pengumpulan sejumlah alat bukti dan pemanggilan terhadap beberapa saksi sebelum mengambil sebuah keputusan.

“Masih proses penyelidikan, kita harus hati-hati karena ini menyangkut aib seseorang. Iya BK berusaha bagaimana hal ini jelas,” tata Sami’odin saat dikonfirmasi melalui saluran telfon seluler, Kamis (24/2/2022), lalu.

Sami’odin mengatakan tidak akan gegabah untuk melakukan penyelidikan dan berpegang teguh terhadap prosedur Perundang-undangan yang berlaku. Akan tetapi pihaknya berjanji, akan terus berupaya agar polemik pada kasus ini segera terselesaikan.

“Intinya pasti akan terus berproses lah. Kita harus perlu hati-hati apalagi di era yang sekarang ini ya macam-macam lah,” jelasnya.

Pihaknya mengatakan apabila polemik tersebut terbukti bahwasanya itu anggota DPRD Sumenep. Hal itu tentu merupakan pelanggaran etik dan BK tidak akan segan untuk memberikan sanksi terhadap yang bersangkutan sesuai kewenangan BK.

“Soal pemberhentian itu, BK tidak punya wewenang, yang berhak melakukan pemberhentian itu adalah partai,” jelasnya. (Red)

Berita Terkait

Wamenhub Suntana Tinjau Langsung Antrean Panjang Pemudik Bali–Jawa di Gilimanuk
Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, GMNI Jatim Desak Pengusutan Tuntas
BMKG Ingatkan Warga Jatim Waspada Cuaca Ekstrem Saat Pancaroba Maret–April 2026
Polres Pamekasan Siapkan 5 Pos Pengamanan dalam Operasi Ketupat Semeru 2026
Polres Pasuruan Gelar Apel Operasi Ketupat Semeru 2026, Libatkan 1.000 Personel
Penyeberangan Ketapang–Gilimanuk Ditutup Sementara Saat Nyepi, Berlaku 18–20 Maret
TMMD Sengkuyung Tahap I Boyolali Resmi Ditutup
Kasdam IV/Diponegoro Resmikan Jalan Hasil TMMD ke-127 di Desa Kembang

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 12:15 WIB

Wamenhub Suntana Tinjau Langsung Antrean Panjang Pemudik Bali–Jawa di Gilimanuk

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:05 WIB

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, GMNI Jatim Desak Pengusutan Tuntas

Jumat, 13 Maret 2026 - 11:22 WIB

BMKG Ingatkan Warga Jatim Waspada Cuaca Ekstrem Saat Pancaroba Maret–April 2026

Jumat, 13 Maret 2026 - 10:56 WIB

Polres Pamekasan Siapkan 5 Pos Pengamanan dalam Operasi Ketupat Semeru 2026

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:12 WIB

Polres Pasuruan Gelar Apel Operasi Ketupat Semeru 2026, Libatkan 1.000 Personel

Berita Terbaru