SUMENEP, detikkota.com – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 turut menjadi perhatian dunia perbankan daerah. Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, menegaskan pentingnya penguatan literasi dan inklusi keuangan sebagai bagian tak terpisahkan dari pendidikan di era modern.
Dalam momentum Hardiknas yang mengusung semangat “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua,” Hairil Fajar menilai bahwa pendidikan tidak hanya berkutat pada aspek akademik, tetapi juga harus mampu membekali generasi muda dengan kecakapan hidup, termasuk pengelolaan keuangan.
“Literasi keuangan menjadi kebutuhan mendasar saat ini. Generasi muda harus dibekali pemahaman yang baik tentang keuangan agar mampu mandiri dan tidak terjebak dalam risiko ekonomi di masa depan,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, peran lembaga keuangan, khususnya perbankan syariah daerah, sangat strategis dalam mendukung dunia pendidikan melalui berbagai program edukasi, sosialisasi, dan pendampingan kepada pelajar maupun masyarakat.
Hairil Fajar juga menekankan bahwa inklusi keuangan harus diperluas agar seluruh lapisan masyarakat memiliki akses terhadap layanan keuangan yang aman dan terjangkau. Hal ini dinilai sejalan dengan upaya menciptakan pemerataan pendidikan yang berkualitas.
“Pendidikan yang baik harus diiringi dengan kemampuan mengelola keuangan secara bijak. Ini penting untuk menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga tangguh secara ekonomi,” tegasnya.
Ia mengajak seluruh elemen, mulai dari pemerintah, lembaga pendidikan, hingga sektor perbankan, untuk terus bersinergi dalam membangun ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Melalui momentum Hardiknas 2026, BPRS Bhakti Sumekar berharap lahir generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kesadaran finansial yang kuat sebagai bekal menghadapi tantangan global.
Penulis : M
Editor : Id







