Temui Walikota Surabaya Eri Cahyadi, Gubernur Khofifah Bahas Ekonomi Kerakyatan Hingga PMKS

Jumat, 8 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, detikkota.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menemui Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di Balai Kota Surabaya. Kunjungan Gubernur Khofifah ke Balai Kota merupakan pertama kali semenjak dirinya menjabat pada 2018 lalu.

Eri mengatakan pertemuan tersebut membahas beberapa permasalah di Surabaya. Seperti, penanggulangan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), ekonomi kerakyatan, kondisi pasar, dan pengembangan wisata.

Tak hanya itu, Eri juga memaparkan bahwa 40% APBD dialokasikan untuk UMKM di Kota Surabaya. “Jadi seperti arahan gubernur, sehingga langkah yang kita lakukan untuk PMKS dan peningkatan umkm itu selaras dan sejalan,” kata Eri usai pertemuan dengan Gubernur Khofifah di Balai Kota Surabaya, Jumat (8/4/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Eri menyebut dalam penanganan PMKS di Surabaya masih banyak ditemukan yang bukan KTP Surabaya. Karena itu, dia berharap sinergi pemkot dan pemprov perlu ditingkatkan terkait PMKS non KTP Surabaya. “Jadi kalau bicara Surabaya, PMKS banyak. Tapi waktu gubernur turun ternyata juga banyak yang bukan warga Surabaya,” katanya.

“Semoga hari yang barokah ini kita bisa berikan terbaik bagi umat dengan arahan dari gubernur, bagaimana langkah-langkah pemkot dan provinsi bersinergi,” tambah Eri.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan mengatakan bahwa silaturahmi kali ini untuk mencocokkan pikiran atau meeting of mind. Menurutnya, meeting of mind ini sangat penting dilakukan karena Kota Surabaya ini merupakan kota metropolitan. “Jadi, sangat banyak hal yang ekosistemnya bisa mengalami perubahan-perubahan dan ini harus jadi bagian dari antisipasi kita bersama,” kata Gubernur Jatim.

Ia menegaskan bahwa banyak hal yang posisinya sudah stabil, tapi kemudian ada efek pembangunan yang harus dilakukan antisipasi bersama, dari mulai yang terkait Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), kemudian bagaimana meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dari mulai gizi buruk yang sangat sukses dilakukan di Surabaya pada dua tahun terakhir, serta bagaimana menurunkan stunting lebih signifikan, kemudian menurunkan TB juga supaya lebih signifikan lagi.

“Hal-hal seperti itu yang kita bahas, sampai hal-hal strategis bagaimana serapan UMKM dari APBD yang ditarget oleh pemerintah pusat Rp 26,8 triliun. Kenapa saya yang harus silaturahmi ke sini, karena skala APBD Surabaya paling besar di Jawa timur, sehingga belanja untuk APBD terkait dengan PBJ (Pengadaan Barang dan Jasa) untuk UMKM menjadi signifikan,” katanya.

Menurut Khofifah, format-format yang sudah dilakukan oleh Wali Kota Surabaya bersama jajaran pemkot sudah sangat cukup memberikan gambaran bahwa target pemerintah pusat Rp 26,8 triliun bisa dicapai. “Makanya, ini harus cocok-cocokan pikiran, sehingga sektor UMKM yang harus di create dan proses kurasinya serta akses marketnya harus bisa terkonsolidasikan,” tegasnya.(Redho)

Berita Terkait

Banyuwangi Kembali Jadi Pilot Project Nasional Pengentasan Kemiskinan
Ribuan Anak Probolinggo Tampilkan Budaya Nusantara di HUT RI
Operasi Gabungan Gagalkan Penyelundupan 2,6 Ton Sabu Cair dan 1,57 Juta Rokok Ilegal di Kepri
Semarak HUT ke-81 RI, Pemkot Probolinggo Gelar Lomba Antar-OPD
Curanmor di Lenteng Terungkap, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam
Menko Pangan Tampung Keluhan Petani Banyuwangi, Janji Kawal Perbaikan Irigasi
Dari Kampus ke Garda Demokrasi, Mahasiswa Uniba Madura Tuntaskan Magang di Bawaslu Sumenep
Polresta Sumenep Edukasi 140 Pelajar MAN Sumenep soal Pemanfaatan AI

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Banyuwangi Kembali Jadi Pilot Project Nasional Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:41 WIB

Ribuan Anak Probolinggo Tampilkan Budaya Nusantara di HUT RI

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 02:59 WIB

Operasi Gabungan Gagalkan Penyelundupan 2,6 Ton Sabu Cair dan 1,57 Juta Rokok Ilegal di Kepri

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:57 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, Pemkot Probolinggo Gelar Lomba Antar-OPD

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:04 WIB

Curanmor di Lenteng Terungkap, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam

Berita Terbaru