Aksi Demo Jilid II PMII Sumenep dan Sederetan Kasus yang Diduga Mangkrak

Senin, 23 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Sejumlah kasus besar di Kota Keris disebut-sebut aktivis PMII Sumenep tak berhasil diselesaikan Polres setempat. Korp Bhayangkara tersebut di klaim oleh aktivis PMII Sumenep, tak produktif menangani sejumlah persoalan.

Aksi demo Jilid II PMII Sumenep

Sejumlah kasus yang mangkrak di tubuh aparat penegak hukum (APH) tersebut diantaranya, korupsi pembangunan gedung Dinas Kesehatan (Dinkes), Penembakan mati terduga begal, dan kasus narkoba yang di tangani oleh Polsek Raas pada tahun 2020 lalu juga telah memakan banyak korban (terpidana) namun yang menjadi DPO masih melenggang bebas, diduga kuat sang penyidik bermain bola api.

“Pada 28 Maret 2020 terjadi penangkapan kasus penyalahgunaan narkotika di daerah Raas, akan tetapi satu oknum yang disebut-sebut sebagai DPO dalam persidangan sampai hari ini belum ditangkap oleh Polres Sumenep,” kata Ketua Cabang PMII Sumenep, Qudsiyanto, saat menggelar aksi demo didepan kantor Mapolres Sumenep pada Senin (23/05/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, drama adanya lempar berkas Polres Sumenep dengan Kejari terkait kasus gedung dinkes sampai hari ini belum ada kejelasan. “Apa yang dilakukan oleh Polres Sumenep,” kata Qudsi.

Begitupula, kata dia, penembakan seorang ODGJ ditembak mati, sampai hari inipun belum mendapatkan keadilan.

“Akankah pencemaran nama baik kita akan bernasib sama seperti mereka sahabat-sahabat. Kami tidak menginginkan adanya supremasi hukum mangkrak seperti kasus-kasus lainnya yang ditangani Polres Kabupaten Sumenep,”

Aksi demo jilid II PMII Sumenep dalam rangka meminta kejelasan atas kasus pencemaran nama baik lembaganya oleh salah satu media online beberapa bulan lalu. (Red)

Berita Terkait

Bunga Desa Jadi Solusi Layanan Dekat bagi Warga Tiga Desa di Banyuwangi
Bupati Sumenep Ingatkan Kades, Pengelolaan Dana Desa Harus Transparan dan Akuntabel
Polres Sumenep Perketat Pengawasan Layanan SIM, Pastikan Proses Transparan dan Profesional
Alih-alih Bergizi, Siswa SDN Karanganyar Dapat Makanan Busuk
Antrean Truk Sampah Picu Kemacetan dan Bau Menyengat, Wabup Purwakarta Tinjau Dinas DLH
Keadilan Dipertanyakan! Kasus Pdt. Horas Picu Kecurigaan Publik
Gowes Bangkalan–Jombang Semarakkan Harlah ke-92 GP Ansor
Bangkalan Jadi Titik Awal Napak Tilas Harlah ke-92 GP Ansor

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 15:42 WIB

Bunga Desa Jadi Solusi Layanan Dekat bagi Warga Tiga Desa di Banyuwangi

Rabu, 29 April 2026 - 13:29 WIB

Bupati Sumenep Ingatkan Kades, Pengelolaan Dana Desa Harus Transparan dan Akuntabel

Rabu, 29 April 2026 - 12:05 WIB

Polres Sumenep Perketat Pengawasan Layanan SIM, Pastikan Proses Transparan dan Profesional

Selasa, 28 April 2026 - 13:41 WIB

Alih-alih Bergizi, Siswa SDN Karanganyar Dapat Makanan Busuk

Senin, 27 April 2026 - 17:37 WIB

Antrean Truk Sampah Picu Kemacetan dan Bau Menyengat, Wabup Purwakarta Tinjau Dinas DLH

Berita Terbaru