Ini Penjelasan dari Kompak Nusantara Terkait Salah Satu Keuchik Kecewa di Bimtek

Rabu, 24 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA , detikkota.com – Ketua Lembaga Kompak Nusantara Saifullah menyebutkan bahwa tudingan salah satu media terkait pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Keuchik di Jakarta bahwa itu tidak benar dan mengada-ngada.

“Kita panitia sudah menyiapkannya dengan baik dan matang jauh-jauh hari bahwa ada kunjungan ke kebun teh dan menginap di puncak Bogor,” demikian klarifikasi Pelaksana Saifullah pada Rabu (24/08/2022).

Saifullah menjelaskan sebelum ke puncak Bogor peserta terlebih dahulu telah mengikuti Bimtek sehari penuh di Jakarta Pusat dengan pemateri dari Kemendagri dan Akademisi dari ITB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kegiatan kunjungan ke Puncak Bogor untuk meninjau desa yang sukses mengelola Dana Desa sejak beberapa tahun terakhir, dan itu telah disepakati jauh-jauh hari sebelum keberangkatan dengan masing-masing Ketua BKAD,” jelasnya.

Saifullah mengakui ada sejumlah peserta yang agak kurang nyaman dengan kondisi dan suasana di Bogor, namun itu bukan masalah karena pihak lembaga mendengarkan setiap keluhan peserta dengan mencari jalan keluar terbaik.

“Kita inapkan para peserta di Villa-villa dengan suasana alam seperti di desa, adem dan nyaman, namun ada sejumlah peserta protes minta kembali ke Jakarta kerana tidak nyaman, yang kemudian kami ambil sikap dan memenuhi bagaimana keinginan peserta,” jelasnya.

Lanjutnya, pihak Lembaga memilih bagaimana keinginan peserta yaitu ada sejumlah peserta yang kembali ke Jakarta, ada 600 Keuchik yang mengunjungi kebun teh dan BUMDES di Bogor.

“Kita juga kembali menyiapkan Bus untuk kembali ke Jakarta serta penginapan, itu sebagai bentuk tanggung jawab kami terhadap kenyamanan para peserta,” imbuhnya.

Terkait adanya sedikit kekurangan dan ada yang merasa kecewa ia meminta dimaklumi, dengan ratusan orang, tentunya pikiran dan keinginan juga berbeda-beda, namun pihaknya terus berusaha semaksimal mungkin memberi pelayanan yang terbaik.

“Kesempurnaan hanya milik Allah, jika ada kekurangan dan ada yang merasa tidak puas, kami juga Mohan maaf yang sebesar-besarnya dan Terimakasih telah mempercayakan pelaksanaannya kepada kami,” tuturnya. (Red)

Berita Terkait

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, GMNI Jatim Desak Pengusutan Tuntas
Bupati Probolinggo Perkuat Sinergi Pemerintah Desa Menuju Desa Inovatif dan Berdaya Saing
Pemerintah Siapkan Berbagai Moda Transportasi dan Operasi Ketupat untuk Mudik Lebaran 2026
Sumenep Terima Hibah PLTS 2 MW untuk Perkuat Listrik di Wilayah Kepulauan
BMKG Ingatkan Warga Jatim Waspada Cuaca Ekstrem Saat Pancaroba Maret–April 2026
Polres Pamekasan Siapkan 5 Pos Pengamanan dalam Operasi Ketupat Semeru 2026
Pemkab Sumenep Gelar Gerakan ASRI, ASN Bersih-Bersih Kota Sambut Pemudik Lebaran
Pemkab Sumenep Salurkan Santunan Anak Yatim dan Duafa Jelang Idulfitri 1447 H

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:05 WIB

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, GMNI Jatim Desak Pengusutan Tuntas

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:29 WIB

Bupati Probolinggo Perkuat Sinergi Pemerintah Desa Menuju Desa Inovatif dan Berdaya Saing

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:18 WIB

Pemerintah Siapkan Berbagai Moda Transportasi dan Operasi Ketupat untuk Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:47 WIB

Sumenep Terima Hibah PLTS 2 MW untuk Perkuat Listrik di Wilayah Kepulauan

Jumat, 13 Maret 2026 - 11:22 WIB

BMKG Ingatkan Warga Jatim Waspada Cuaca Ekstrem Saat Pancaroba Maret–April 2026

Berita Terbaru

Penasehat Hukum dan jajaran redaksi Media Liputan7.id saat menyerahkan santunan kepada anak yatim dan dhuafa dalam kegiatan sosial di Aula Balai Desa Pandian, Kabupaten Sumenep.

Daerah

Liputan7.id Santuni Anak Yatim dan Dhuafa di Sumenep

Sabtu, 14 Mar 2026 - 23:54 WIB