Pondok Pesantren Mathali’ul Anwar Gelar Orasi Kesantrian di Hari Santri tahun 2022

Minggu, 23 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ibnu Hajar saat menyampaikan orasi kesantrian

Ibnu Hajar saat menyampaikan orasi kesantrian

SUMENEP, detikkota.com – Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2022, Pondok Pesantren Mathali’ul Anwar Pangarangan, Sumenep Madura Jawa Timur, Sabtu (22/10/2022) gelar orasi kesantrian.

Dalam orasinya, Budayawan Ibnu Hajar memaparkan makna peringatan Hari Santri sebagai momentum meneguhkan posisi
santri milenial, dalam konteks kekinian yang harus mampu masuk ke ruang-ruang publik seperti politisi, pejabat, pengusaha dan konglemerat bahkan bisa menjadi seniman atau budayawan dan lain-lain.

“Konteks kekinian yang saya maksud harus mampu dan bisa masuk pada ruang-ruang dimana ruang publik itu harus dimasuki dan diwarnai oleh santri dengan bingkai keagamaan, tegas lelaki yang dijuluki Chairil Anwarnya Madura.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebab kata Ibnu, santri itu sebagai khalifah (pemimpin) dimana santri sebagai pewaris ilmu kiai, memiliki profesi apapun dia, sikap dan pemikiranya harus hati kyai. Dan kita juga tahu kyai atau ulama adalah pewaris para nabi.

“Sehingga dengan demikian santri harus menjadi rahmatan lil alamin,” kata penulis buku puisi Perempuan Kecil Pembawa Besi.

Menurutnya, dulu santri dan kyai berjuang menegakkan kemerdekaan Indonesia. Kemudian bagaimana dengan konteks hari ini.

“Hari ini, santri harus menjaga keutuhan dan menegakkan NKRI, nilai-nilai pancasila, nilai qurani sehingga menjadikan Indonesia negara yang maju dan menjadi rahmat untuk semua,” ujarnya.

“Hari Santri milik semua orang yang berjiwa santri. Dalam jiwa santri terdapat tawadhu, ikhlas dan takwa. “Sehingga dengan demikian 22 oktober tahun ini peringatan Hari Santri menjadi milik semua orang yang memiliki jiwa kesantrian, walaupun orang tersebut tidak pernah mondok. Ujar Ibnu diakhir orasinya.

Dewan Pengasuh pondok pesantren Mathali’ul Anwar, K. Moh. Saifa Abidillah mengungkapkan, bahwa kegiatan hari santri ini rutin selalu diperingati setiap tahun, sejak tanggal 22 Oktober ditetapkan menjadi hari santri oleh pemerintah.

Kegiatan ini agar menjadi pemicu kepada santri di pondok pesantren Mathali’ul Anwar agar lebih kreatif dan meningkatkan ketekunan dalam belajar, harap kyai muda yang energik ini.

Sengaja kami mengundang Ibnu Hajar yang juga alumni pondok pesantren Mathali’ul Anwar, untuk memberikan orasi kesantrian dalam perspektif kebudayaan agar bisa memberikan pencerahan kepada para yuniornya tentang hakekat dan makna serta nilai-nilai kesantrian, ujar kyai muda yang biasa dipanggil Gus Ebit ini. (rls )

Berita Terkait

Bupati Ipuk Paparkan LKPJ 2025, Ekonomi Banyuwangi Tumbuh 5,65 Persen
Polres Sumenep Tegaskan Seleksi Polri 2026 Harus Bersih dan Transparan
Darurat BBM di Kepulauan Sumenep, Harga Melonjak hingga Rp30 Ribu dan Stok Nihil, Sekolah Lumpuh Nelayan Tak Melaut
Forpimka Kangean Patroli Distribusi BBM, Antisipasi Kelangkaan Pertalite
Bupati Rusdi Serahkan LKPD 2025 ke BPK Jatim, Dorong Transparansi Keuangan Daerah
Musrenbang RKPD 2027 Bangkalan Apresiasi Inovasi, Dorong Pembangunan Berkelanjutan
Musrenbang RKPD 2027 Bangkalan Fokus Akselerasi Infrastruktur dan Investasi
Pemkab Bangkalan Salurkan 22 Tenda untuk PKL DAS Tunjung

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 14:43 WIB

Bupati Ipuk Paparkan LKPJ 2025, Ekonomi Banyuwangi Tumbuh 5,65 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 - 22:26 WIB

Darurat BBM di Kepulauan Sumenep, Harga Melonjak hingga Rp30 Ribu dan Stok Nihil, Sekolah Lumpuh Nelayan Tak Melaut

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:30 WIB

Forpimka Kangean Patroli Distribusi BBM, Antisipasi Kelangkaan Pertalite

Selasa, 31 Maret 2026 - 14:43 WIB

Bupati Rusdi Serahkan LKPD 2025 ke BPK Jatim, Dorong Transparansi Keuangan Daerah

Selasa, 31 Maret 2026 - 11:55 WIB

Musrenbang RKPD 2027 Bangkalan Apresiasi Inovasi, Dorong Pembangunan Berkelanjutan

Berita Terbaru