Begini Kondisi Bayi yang Ditemukan di Belakang Gedung PKM Batuan

Minggu, 12 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP detikkota.com – Kondisi bayi berjenis kelamin perempuan yang ditemukan oleh petugas jaga Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, Madura, pada Minggu (12/2/2023) sekitar pukul 12.30 WIB secara umum dalam keadaan sehat.

Kepala PKM Kecamatan Batuan, dr. Sari Yuliyarti, M.Kes menjelaskan, setelah dilakukan pemeriksaan kondisi umum (KU) bayi tersebut normal. Berat bayi 2000 gram dengan panjang 45 cm.

“Saat ditemukan badan bayi dalam keadaan kotor tanpa sehelai kain pun. Tali pusar masih belum dipotong dan mengeluarkan darah”, imbuhnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sari, sapaan akrabnya, menceritakan dirinya mendapatkan informasi penemuan bayi melalui sambungan telepon seluler dari petugas jaga rawat inap. “Iya, tadi teman-teman petugas jaga telepon saya dan mengabari kalau menemukan bayi di belakang kantor. Bayinya berjenis kelamin perempuan”, tambahnya.

Setelah dilakukan serangkaian perawatan terhadap bayi berjenis kelamin perempuan itu, bayi diberikan air susu ibu (ASI) dengan respon sangat baik. Bayi menetek dengan lahap dan kuat. “Kebetulan, di PKM Batuan ada petugas yang sedang menyusui anaknya dan bersedia  mendonorkan ASInya”, kata Sari.

Untuk penanganan lebih lanjut, Sari merekomendasikan untuk merujuk bayi tersebut ke RSUD Mohammad Anwar Sumenep. “Tadi, pukul 15.20 WIB bayi kami rujuk ke rumah sakit daerah karena BBLR (Bayi Barat Lahir Rendah, red). Berat badannya kurang”, tandasnya.

Sebelumnya, masyarakat Sumenep digemparkan adanya penemuan seorang bayi berjenis kelamin perempuan di belakang gedung Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Kecamatan Batuan. Kabar tersebut merebak dengan sangat cepat karena beredar melalui video yang dikirim antar handphone.(hk/fid)

Berita Terkait

TMI Sumenep Soroti Dugaan Mafia Solar Subsidi Gunakan Barcode Nelayan dan Petani
Polres Sumenep Sambut Positif Rencana Kerja Sama dengan LBH GP Ansor
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 22:32 WIB

TMI Sumenep Soroti Dugaan Mafia Solar Subsidi Gunakan Barcode Nelayan dan Petani

Kamis, 8 Januari 2026 - 11:13 WIB

Polres Sumenep Sambut Positif Rencana Kerja Sama dengan LBH GP Ansor

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB