Polisi Belum Tahan Tersangka Pembuang Bayi

Senin, 13 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti mengatakan setelah melakukan serangkaian penyelidikan dan pengumpulan bukti-bukti akhirnya penyidik Polres Sumenep menetapkan tersangka dalam kasus pembuangan bayi di belakang gedung Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Batuan, pada Minggu (12/2/2023) siang.

Tim penyidik Polres Sumenep telah menetapkan FA (18), warga Perumahan Batuan, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, Madura sebagai tersangka. Meski demikian, penyidik masih belum melakukan penahanan karena alasan kesehatan.

“Iya, untuk penahanannya masih belum karena ibu pembuang bayi kondisinya saat ini masih drop dan masih dirawat di PKM” kata Widiarti, Senin (13/2/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diberitakan sebelumnya, tim penyidik dari Polres Sumenep bergerak cepat dalam penanganan kasus penemuan bayi berjenis kelamin perempuan di belakang gedung Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Kecamatan Batuan.

Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), polisi memeriksa dua orang saksi. Keduanya adalah petugas jaga rawat inap sekaligus orang pertama yang menemukan bayi malang itu.

Selain itu, penyidik juga memeriksa hasil rekaman CCTV yang ada di sekitar TKP. Melalui rekaman CCTV tersebut identitas terduga pembuang bayi terungkap, yakni perempuan muda berinisial FA (18), warga Perumahan Batuan yang saat ini masih berstatus sebagai pelajar disalah satu sekolah menengah atas di Kabupaten Sumenep.(mam/red)

Berita Terkait

Dandim 0827/Sumenep Pimpin Tradisi Pelepasan Personel Purnatugas
TMI Sumenep Soroti Dugaan Mafia Solar Subsidi Gunakan Barcode Nelayan dan Petani
Polres Sumenep Sambut Positif Rencana Kerja Sama dengan LBH GP Ansor
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 11:47 WIB

Dandim 0827/Sumenep Pimpin Tradisi Pelepasan Personel Purnatugas

Kamis, 8 Januari 2026 - 22:32 WIB

TMI Sumenep Soroti Dugaan Mafia Solar Subsidi Gunakan Barcode Nelayan dan Petani

Kamis, 8 Januari 2026 - 11:13 WIB

Polres Sumenep Sambut Positif Rencana Kerja Sama dengan LBH GP Ansor

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Berita Terbaru

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bangkalan, Zainal Alim, mewakili Sekda Bangkalan saat memberikan sambutan pada Musyawarah Wilayah VI RAPI Wilayah 1301 Bangkalan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Minggu (11/1/2026).

Pemerintahan

Pemkab Bangkalan Perkuat Sinergi Informasi melalui Muswil VI RAPI

Minggu, 11 Jan 2026 - 11:30 WIB