Berpotensi Konflik, Alih Fungsi Pantai ke Tambak Garam Akan Dihentikan

Kamis, 16 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, meminta penggarapan tambak garam di pesisir pantai Desa Gersik Putih, Kecamatan Gapuran dihentikan sementara. Sebab, pembangunan tambak dengan mengalihfungsikan pantai itu masih menjadi polemik antara warga dengan Pemerintah Desa setempat.

Ketua Komisi II DPRD Sumenep menilai penggarapan tambak garam tersebut berpotensi konflik.

“Sebelum persoalannya clear antara warga dan Pemerintah Desa kami minta untuk dihentikan sementara, biar tidak terjadi bentrok. Jangan memaksakan diri dalam situasi seperti ini,” tegasnya, Kamis (16/3/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari aduan warga di komisinya, pemerintah desa dan pemilik modal terkesan ngotot untuk menggarap lahan garam di pesisir pantai Desa Gersik Putih, meski banyak penolakan dari warga setempat. Buktinya, sebagian material untuk pembangunan tambak telah didatangkan ke lokasi dan sempat terjadi adu mulut antara tukang dengan warga.

”Ini berarti sudah tidak kondusif, terutama antara warga dan pemerintah desa,” ungkapnya.

Untuk itu, Subaidi akan berkoordinasi dengan Polres Sumenep agar potensi konflik menjadi atensinya serta memerintahkan jajarannya di Polsek Gapura berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Gresik Putih agar menghentikan penggarapan lahan tersebut, selama masih berpolemik dengan warga.

Menurutnya, koordinasi dengan kepolisian dinilai penting, sebab legislatif tidak memiliki otoritas untuk melakukan penertiban apalagi menutup paksa kegiatan pembangunan tambak.

”Satpol PP juga harus turun tangan untuk menertibkan, apalagi kabarnya belum ada izinnya,” imbuhnya.

Sejumlah warga Desa Gresik Putih, Kecamatan Gapura yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Menolak Reklamasi (Gema Aksi) melakukan audiensi dengan Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Kamis (16/3/2023) siang. Mereka meminta wakil rakyat itu turun tangan agar penggarapan tambak garam yang dinilai meresahkan warga dihentikan.(red)

Berita Terkait

Peringati Harkopnas ke-79, Bupati Sumenep Tegaskan Komitmen Koperasi Tangguh dan Gotong Royong
Dugaan Transaksi Lapak Pasar Ganding Jadi Sorotan, Praktisi Hukum Desak Transparansi Total
Silaturahim ke PWNU Jatim, LKKNU Sumenep Perkuat Arah Program Kerja
PT IKS Kembali Jadi Sorotan, Pekerja Keluhkan Sistem Pengupahan hingga Dugaan Pelanggaran
Polisi Selidiki Penemuan Jenazah Perempuan di Persawahan Gapura, Ditemukan Luka di Kepala dan Leher
Pemkot Malang Perkuat Edukasi Terkait LGBT, DPRD Dorong Pendidikan Karakter Berkelanjutan
BMKG: Cuaca Jawa Timur Didominasi Cerah, Waspadai Udara Kabur dan Gelombang Perairan Selatan
Satresnarkoba Polres Sumenep Ringkus Pengedar Sabu, Delapan Poket Disita

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:47 WIB

Peringati Harkopnas ke-79, Bupati Sumenep Tegaskan Komitmen Koperasi Tangguh dan Gotong Royong

Minggu, 12 Juli 2026 - 10:33 WIB

Dugaan Transaksi Lapak Pasar Ganding Jadi Sorotan, Praktisi Hukum Desak Transparansi Total

Minggu, 12 Juli 2026 - 09:19 WIB

Silaturahim ke PWNU Jatim, LKKNU Sumenep Perkuat Arah Program Kerja

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:27 WIB

PT IKS Kembali Jadi Sorotan, Pekerja Keluhkan Sistem Pengupahan hingga Dugaan Pelanggaran

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:42 WIB

Polisi Selidiki Penemuan Jenazah Perempuan di Persawahan Gapura, Ditemukan Luka di Kepala dan Leher

Berita Terbaru