Yuk Ngabuburit di Tajamara Sumenep, Tempatnya Sejuk dan Banyak Penjual Takjil

Minggu, 2 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Ada banyak tempat di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur untuk ‘ngabuburit’ atau menghabiskan waktu menunggu buka puasa tiba. Salah satunya Tajamara (Taman Jajanan Madura), yang terletak di Jl Trunojoyo, Desa Kolor, Kecamatan Kota.

Taman yang ada di bekas terminal lama Sumenep itu memiliki tempat duduk yang cukup banyak. Selain berbentuk gazebo, juga terdiri banyak kursi di antara tanaman bunga yang warna warni. Suasanya juga cukup sejuk, terlebih di sore hari.

Di bulan suci, Tajamara sering ditempati acara tertema Ramadan. Seperti acara yang digagas Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Kabupaten Sumenep. Acara tersebut, menghadirkan kelompok musik ‘ul daul Poser Alam’ yang menyajikan musik tradisional berirama rancak dengan lagu-lagu Madura.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara tersebut seakan menjadi ‘pesta rakyat’. Cukup banyak masyarakat yang melihat, mulai anak-anak hingga orang dewasa. Tontonan gratis itu memang terasa sangat menghibur.

Seorang pengunjung, Fitri mengaku senang menghabiskan waktu sambil menunggu buka puasa di Tajamara. Apalagi, pas ada acara. “Seneng sih lihat yang seperti ini, musik tradisional dan hiburan lainnya,” sebutnya, Minggu (2/4/2023).

Tidak hanya menyaksikan hiburan dan menghabiskan waktu sambil menunggu buka puasa, pengunjung Tajara juga tidak akan kerepotan mencari takjil. Sebab, jalan utama di sebelah barat taman tersebut berderet para penjual takjil.

“Kalau mau buka di sini juga gampang, tinggal beli di sebelah barat dan bawa ke gazebo. Bisa buka sambil bersantai di taman,” imbuhnya.

Pantauan di lapangan, terlihat deretan rombong penjual takjil di sisi barat Jl Trunojoyo. Jenis makanan dan minuman yang dijual pun beraneka ragam. Sangat cocok untuk menu buka puasa. Mulai makanan tradisinal khas Sumenep seperti kue lupis, ‘pentol gapek’ hingga makanan modern seperti kebab dan burger. Selamat ngabuburit.(red)

Berita Terkait

Situs Selogending Lumajang, Jejak Peradaban Megalitikum dan Warisan Nilai Leluhur
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Libur Nataru 2025–2026, Kunjungan Wisatawan ke Banyuwangi Tembus 221 Ribu Orang
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Awal Tahun 2026, Wabup Lumajang Tinjau Destinasi Wisata Bersama Forkopimda
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 11:28 WIB

Situs Selogending Lumajang, Jejak Peradaban Megalitikum dan Warisan Nilai Leluhur

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Minggu, 4 Januari 2026 - 11:49 WIB

Libur Nataru 2025–2026, Kunjungan Wisatawan ke Banyuwangi Tembus 221 Ribu Orang

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bangkalan, Zainal Alim, mewakili Sekda Bangkalan saat memberikan sambutan pada Musyawarah Wilayah VI RAPI Wilayah 1301 Bangkalan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Minggu (11/1/2026).

Pemerintahan

Pemkab Bangkalan Perkuat Sinergi Informasi melalui Muswil VI RAPI

Minggu, 11 Jan 2026 - 11:30 WIB