Janggal, BPN Sumenep Akan Investigasi Lahan Pantai Ber-SHM di Gersik Putih Gapura

Senin, 17 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur segera melakukan investigasi dan penelitian terhadap proses penerbitan sertifikat hak milik (SHM) di kawasan pantai Desa Gersik Putih, Kecamatan Gapura seluas 21 hektar. Sebab, terbitnya SHM tersebut dinilai janggal.

Warga sekitar mempersoalkan status kepemilikan lahan oleh perorangan yang akan dibangun tambak garam. Padahal, sejatinya sempadan pantai merupakan milik negara.

Kasi Penempatan Hak dan Pendaftaran, BPN Kabupaten Sumenep, Yudi Hermawan mengatakan, pihaknya telah menerima informasi itu. Bahkan, kasus tersebut saat ini menjadi atensi Kantor Wilayah BPN Jawa Timur untuk ditelusuri permasalahannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami segera turun ke lokasi untuk memastikan kawasan tersebut pantai atau lahan. Termasuk, mengecek data dan berkas yang berkaitan dengan dokumen SHM tersebut,” jelasnya, Senin (17/4/2023).

Menurutnya, BPN Sumenep akan mengecek tahun penerbitan dan berkas-berkas yang berhubungan dengan penguasaan lahan seluas 21 hektar tersebut.

“Kami juga belum tahu, tahun terbitnya kapan, kemudian lokasi persisnya dimana, prosesnya bagaimana yang berkaitan dengan penerbitan SHM. Informasinya, SHM itu sudah lama terbit,” imbuhnya.

Pengecekan lokasi dan penelitian seluruh dokumen merupakan standar operasional (SOP) yang harus dilakukan ketika ada permasalahan soal penerbitan SHM.

“Karena sebentar lagi libur lebaran, mungkin setelah itu kami baru bisa ke lokasi. Nanti, perkembangannya akan kami informasikan,” tandasnya.

Sementara ditanya tentang ketentuan penerbitan SHM di kawasan pantai, Yudi menjelaskan, sesuai regulasi, pantai atau tanah negara tidak boleh dikuasai perorangan berupa SHM. Lahan di kawasan tersebut boleh dimohon dengan status hak pakai, bukan hak milik, dengan batas maksimal 30 tahun.

“Pantai memang ada yang diperbolehkan disertifikat, tapi itu kalau perolehannya dari leter C sebagai bukti kepemilikan turun temurun dengan pertimbangan tertentu,” tambah Yudi.

Kalaupun tanah negara dimohonkan untuk hak pakai, lanjutnya, ada ketentuan yang harus dipenuhi. Misalnya, tidak merubah alih fungsinya dan tidak menutup akses jalan.

Sementara itu, tokoh masyarakat Desa Gersik Putih, K. Sahe Yusuf memastikan bahwa, lahan yang bersertifikat tersebut adalah pantai, bukan lahan daratan.

“Sejak saya kecil, di situ memang pantai, bahkan laut. Hanya ketika air surut tanahnya kelihatan, datar seperti lahan lapang,” tuturnya.

Namun dalam perkembangannya, lanjut K. Sahe, pantai di desanya banyak yang dialihfungsikan sebagai tambak garam.

“Sekarang tinggal beberapa saja kawasan sempadan pantai yang tersisa. Itupun katanya akan dibangun tambak garam juga,” tandasnya.(red)

Berita Terkait

Tedi Ronal Slamet Terpilih Secara Aklamasi Pimpin DPD MIOI Purwakarta Periode 2026-2030
Sulaisi Siap Pimpin Aksi di Polresta Sumenep, Desak Kejelasan Penahanan Tersangka Lisdes
Polres Tanjung Perak Gagalkan Peredaran Sabu 95,44 Gram, Pemasok Diburu
KKKS Kabupaten Probolinggo Salurkan Bantuan Usaha Produktif untuk Keluarga ODGJ
Pejabat Pemkab Banyuwangi Jalani Tes Urine, Tegaskan Komitmen Zero Tolerance Narkoba
Sempat Masuk DPO, Tersangka Penipuan Rp200 Juta Ditangkap Polresta Sumenep
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
Program Gentengisasi Merah Putih Direalisasikan, 500 Ribu Genteng dari Plered Dikirim Menggunakan 125 Truk

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Tedi Ronal Slamet Terpilih Secara Aklamasi Pimpin DPD MIOI Purwakarta Periode 2026-2030

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:24 WIB

Sulaisi Siap Pimpin Aksi di Polresta Sumenep, Desak Kejelasan Penahanan Tersangka Lisdes

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Polres Tanjung Perak Gagalkan Peredaran Sabu 95,44 Gram, Pemasok Diburu

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:32 WIB

KKKS Kabupaten Probolinggo Salurkan Bantuan Usaha Produktif untuk Keluarga ODGJ

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Pejabat Pemkab Banyuwangi Jalani Tes Urine, Tegaskan Komitmen Zero Tolerance Narkoba

Berita Terbaru