TPID Temukan Potensi Kenaikan Harga Komoditas di Pasar Anom Sumenep, Ini Pemicunya

Selasa, 20 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas sedang mengecek harga sembako dan komoditas lainnya di Pasar Anom Baru Sumenep.

Petugas sedang mengecek harga sembako dan komoditas lainnya di Pasar Anom Baru Sumenep.

SUMENEP, detikkota.com – Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur menemukan potensi kenaikan harga komoditas pangan, khususnya sayur dan telur menjelang Hari Raya Idul Adha 1444 H.

Temuan tersebur didapat saat TPID melakukan pemantauan harga sembako dan sejumlah komoditas di Pasar Anom Baru Sumenep, Selasa (20/6/2023).

“Pantauan ini kami lakukan untuk mengetahui harga dan stok sembako di pasaran jelang Idul Adha,” kata Plt. Kabag Perekonomian Setkab Sumenep, Heru Santoso.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, dari pantauan pihaknya diketahui sejumlah komoditas mulai mengalami kenaikan harga, seperti bawang, cabai, sayur mayur, dan telur. Sejumlah kebutuhan pokok masyarakat tersebut harganya berpotensi naik lagi mendekati Idul Adha.

“Tadi sayuran mulai naik meski tidak banyak. Kenaikannya sekitar Rp 500 -Rp 1.000 saja. Kata penjualnya, sayuran itu kulakannya dari luar kota. Harga kulaknya naik. Ditambah ada biaya transportasi yang lumayan. Ini terkait pola distribusi,” jelas Heru.

Selain itu, harga telur dan daging ayam juga berpotensi mengalami kenaikan. Penyebabnya, lebih pada naiknya permintaan konsumen menjelang Idul Adha. Sedangkan stok tetap.

“Tapi kalau melonjaknya karena permintaan, biasanya kenaikan harga berlangsung sebentar. Setelah permintaan stabil, harga akan turun lagi,” imbuhnya.

Heru meyakini stok sejumlah komoditas menjelang hari raya kurban aman meski ada lonjakan permintaan konsumen.

“Kami meyakini stoknya lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan warga Sumenep. Tidak sampai terjadi antrian panjang di pasar untuk pembelian kebutuhan pokok di pasar tradisional,” pungkasnya.

Berita Terkait

Akhiri 2025, Baznas Sumenep Dorong Kemandirian UMKM lewat Bantuan Rombong
NTPi Masih 93, Pemkot Probolinggo Siapkan Strategi Penguatan Pembudidaya Ikan
Desa Pakel Kembangkan Peternakan Ayam Petelur untuk Perkuat Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Produksi Padi dan Jagung Banyuwangi Surplus, Bukti Sinergi Petani dan Pemerintah
Pemkab Bangkalan Dorong Peningkatan PAD Lewat Penguatan Potensi Ekonomi Kecamatan
Hari Jadi ke-756 Kabupaten Sumenep, Momentum Bangkitkan Ekonomi Kreatif dan UMKM Lokal
BPRS Bhakti Sumekar dan Bank Muamalat Jalin Kerja Sama Perkuat Layanan Digital Syariah
BPRS Bhakti Sumekar Gelar Bazar UMKM dan Pasar Murah Semarakkan Hari Jadi Sumenep ke-756

Berita Terkait

Kamis, 1 Januari 2026 - 15:06 WIB

Akhiri 2025, Baznas Sumenep Dorong Kemandirian UMKM lewat Bantuan Rombong

Jumat, 12 Desember 2025 - 16:09 WIB

NTPi Masih 93, Pemkot Probolinggo Siapkan Strategi Penguatan Pembudidaya Ikan

Kamis, 11 Desember 2025 - 17:58 WIB

Desa Pakel Kembangkan Peternakan Ayam Petelur untuk Perkuat Ekonomi dan Ketahanan Pangan

Rabu, 12 November 2025 - 08:35 WIB

Produksi Padi dan Jagung Banyuwangi Surplus, Bukti Sinergi Petani dan Pemerintah

Selasa, 11 November 2025 - 14:31 WIB

Pemkab Bangkalan Dorong Peningkatan PAD Lewat Penguatan Potensi Ekonomi Kecamatan

Berita Terbaru

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bangkalan, Zainal Alim, mewakili Sekda Bangkalan saat memberikan sambutan pada Musyawarah Wilayah VI RAPI Wilayah 1301 Bangkalan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Minggu (11/1/2026).

Pemerintahan

Pemkab Bangkalan Perkuat Sinergi Informasi melalui Muswil VI RAPI

Minggu, 11 Jan 2026 - 11:30 WIB