Pemkab Sumenep Razia Rokok Ilegal, Komisi IV: Tanpa Sanksi, Terkesan Hanya Rutinitas Tahunan

Rabu, 5 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Gabungan Pemkab Sumenep merazia toko untuk mendata peredaran rokok ilegal.

Tim Gabungan Pemkab Sumenep merazia toko untuk mendata peredaran rokok ilegal.

SUMENEP, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur kembali  mendapatkan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) 2023. Anggaran itu salah satunya digunakan untuk pengawasan peredaran rokok ilegal.

Dalam merazia rokok ilegal, Pemkab Sumenep membentuk tim khusus, yang terdiri dari unsur Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Koperasi UKM dan Perindag, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan (DPMPTSP dan Naker), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Bagian Hukum dan Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Sumenep.

Meski telah terbentuk tim khusus, mereka hanya bisa menyasar toko yang menjual rokok ilegal, dan belum bisa mendeteksi keberadaan perusahaannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Satpol PP Kabupaten Sumenep, Ach. Laily Maulidy mengatakan, dari hasil pengumpulan informasi peredaran rokok ilegal tim mendapati ratusan merek rokok ilegal yang berhasil diamankan.

“Masih banyak ditemui toko yang menjual rokok ilegal. Jumlahnya ada ratusan merek yang diamankan,” jelasnya, Rabu (5/7/2023).

Sementara perusahaan rokok (PR) yang biasa memproduksi rokok ilegal, sejauh ini pihaknya belum mengetahui daerah-daerahnya. Apalagi, lanjut Laily, pihaknya hanya diberikan kewenangan untuk mengumpulkan data rokok ilegal yang dijual disejumlah toko.

Selain itu, kata Laily, pengawasan dan monitoring peredaran rokok ilegal dilakukan untuk memastikan dan mengedukasi para pedagang serta masyarakat tentang peraturan yang berlaku mengenai kriteria atau ciri-ciri rokok ilegal.

“Itu saja kewenangan tim, bukan ke pabrik atau PR-nya. Kami hanya mengawasi transaksi atau jual beli barang tersebut,” kilahnya.

Laily mengaku selalu mengingatkan masyarakat bahwa praktik tersebut melanggar  pasal 54 Undang-undang Cukai Nomor 39 Tahun 2007 Tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai.

Menurutnya, dari hasil pengumpulan informasi peredaran rokok ilegal, tim mengamankan 1.109 slop dan 1.851 bungkus atau 421.056 batang dengan 253 merk rokok ilegal.

“Dari 327 toko yang dikunjungi, 119 toko di antaranya diketahui menjual rokok ilegal dan sisanya tidak menjual rokok ilegal,” ucap Laily.

Kegiatan tersebut akan dilaksanakan hingga 30 Juli 2023, dan menyasar tempat peredaran atau toko eceran di 253 desa di 19 kecamatan daratan.

Terpisah, Anggota Komisi IV DPRD Sumenep, Juhari menyatakan, persoalan rokok ilegal bukan persoalan baru. Bahkan, setiap tahun tim gabungan selalu mendapati rokok ilegal bebas diperjualbelikan di toko-toko. Tetapi hanya terlihat seperti rutinitas tahunan belaka tanpa sanksi nyata.

“Sebab setiap tahun tetap ditemukan, bahkan ratusan merek, tahun depan dilakukan lagi, ditemukan lagi, begitu seterusnya,” kata Politisi PPP itu.

Mestinya, lanjut Juhari, jika pendekatannya untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat dan pemiliki PR, maka setiap pelanggar harus diberikan sanksi.

“Masak dari ratusan merek tidak bisa menemukan PR-nya, berarti pengawasannya kan hanya rutinitas tahunan saja,” sesalnya.

Berita Terkait

Bupati Sumenep Ajak Berbagai Pihak Perluas Kolaborasi untuk Pemberdayaan Santri
Bupati Sumenep Dorong Santri Kembangkan Jiwa Wirausaha dan Kreativitas
Ditlantas Polda Jatim Dorong Target Zero ODOL 2027 melalui Edukasi dan Kolaborasi
Bupati Sumenep Instruksikan ASN Baca Surat Al-Waqi’ah 111.111 Kali
Kasdim Sumenep Bacakan Amanat Panglima TNI dalam Upacara 17-an
Wabup Sumenep Tekankan Disiplin ASN dalam Menjalankan Tugas
Pemkab Sumenep Wajibkan ASN dan Non-ASN Kenakan Pakaian Santri pada 19–22 Oktober 2026
R. Mochamad Daud Rizky F Dipercaya Pimpin Aryaniaga 74, Dorong Kolaborasi Bisnis dan Penguatan Ekonomi Alumni P2NK 74

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Bupati Sumenep Ajak Berbagai Pihak Perluas Kolaborasi untuk Pemberdayaan Santri

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Bupati Sumenep Dorong Santri Kembangkan Jiwa Wirausaha dan Kreativitas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:57 WIB

Ditlantas Polda Jatim Dorong Target Zero ODOL 2027 melalui Edukasi dan Kolaborasi

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Kasdim Sumenep Bacakan Amanat Panglima TNI dalam Upacara 17-an

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Wabup Sumenep Tekankan Disiplin ASN dalam Menjalankan Tugas

Berita Terbaru