9 Desa di Sumenep Alami Kekeringan Kritis dan 42 Lainnya Kekeringan Langka

Jumat, 7 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi kekeringan

Ilustrasi kekeringan

SUMENEP, detikkota.com – Musim kemarau tahun ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur telah menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan.

Penetapan status tersebuat tertuang dalam Surat Keputusan Bupati Sumenep nomor: 188/189/KEP/435.013/2023 tertanggal 15 Juni 2023.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep, Wahyu Kurniawan Pribadi mengatakan, ada 9 desa di wilayahnya masuk dalam kategori kering kritis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sedangkan 42 desa lainnya mengalami kekeringan langka,” imbuhnya, Kamis (6/7/2023).

Puluahan desa yang terdampak kekeringan ersebar di 18 kecamatan di Kabupaten Sumenep, baik wilayah daratan dan kepulauan.

Wahyu menuturkan, status siaga darurat bencana kekeringan di Sumenep berlaku selama 183 hari, terhitung dari 1 Juni sampai 31 November 2023.

“Masa darurat ini dapat diperpanjang atau diperpendek sesuai dengan kebutuhan penanganan bencana yang terjadi di lapangan,” tegas Wahyu.

Menurutnya, atas nama Pemkab Sumenep pihaknya telah mengambil langkah-langkah strategis untuk mengatasi dampak kekeringan yang melanda daerah daratan dan kepukauan.

BPBD Sumenep telah bekerja sama dengan instansi dan pihak terkait lainnya untuk memberikan bantuan dan menyediakan pasokan air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan.

“Upaya pencegahan dan mitigasi juga terus dilakukan untuk mengurangi dampak bencana kekeringan di kabupaten paling timur Pulau Madura ini,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pemkab Bangkalan Perkuat Sinergi Informasi melalui Muswil VI RAPI
Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya
SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87
Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas
Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani
Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI
Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 11:30 WIB

Pemkab Bangkalan Perkuat Sinergi Informasi melalui Muswil VI RAPI

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:07 WIB

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:06 WIB

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:21 WIB

Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:34 WIB

Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani

Berita Terbaru

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bangkalan, Zainal Alim, mewakili Sekda Bangkalan saat memberikan sambutan pada Musyawarah Wilayah VI RAPI Wilayah 1301 Bangkalan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Minggu (11/1/2026).

Pemerintahan

Pemkab Bangkalan Perkuat Sinergi Informasi melalui Muswil VI RAPI

Minggu, 11 Jan 2026 - 11:30 WIB