SiKapal Pemkab Sumenep Masuk 45 Top IPP KemenPAN-RB

Selasa, 1 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang nelayan memasang SIKapal pada perahu miliknya sebelum berlayar.

Seorang nelayan memasang SIKapal pada perahu miliknya sebelum berlayar.

SUMENEP, detikkota.com – Sistem Informasi Keselamatan Pelayaran (SiKapal) masuk Top Inovasi Pelayanan Publik Terpuji di Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi RI tahun 2023.

SiKapal termasuk salah satu dari Top 45 Inovasi Pelayanan Publik, setelah melalui berbagai tahapan yang dilakukan tim KIPP, di antaranya tahap proposal, presentasi, wawancara serta tahap verifikasi dan observasi lapangan.

“Sejatinya, program SiKapal bukan menargetkan untuk mendapatkan penghargaan, melainkan sebagai ikhtiar pemerintah daerah untuk memberikan perlindungan kepada nelayan saat berlayar,” jelas H. Achmad Fauzi Wongsojudo, Bupati Sumenep, Senin (31/07/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kata Fauzi, Program SiKapal diharapkan mampu memberikan pertolongan secepatnya dengan menemukan titik kordinat (lokasi) perahu atau kapal saat mengalami kecelakaan laut, sehingga meminimalisir adanya korban jiwa.

“Pemerintah daerah melalui Dinas Komunikasi dan Informatika terus melakukan pengembangan program SiKapal, seperti alat pendeteksi atau Automation Identification System (AIS) yang terpasang di perahu atau kapal nelayan,” terang Bupati.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kabupaten Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya mengatakan, saat ini, alat deteksi atau AIS yang terpasang di perahu nelayan baru berjumlah 20 buah. Namun 1 peralatan telah hilang ketika salah satu perahu mengalami kecelakaan beberapa waktu lalu.

Pihaknya akan menambah alat pendeteksi tersebut melalui kerja sama dengan pemerintahan desa agar mengalokasikan dana untuk pembeliannya melalui Dana Desa (DD), sehingga masyarakat yang memiliki perahu atau kapal di setiap desa memiliki peralatan tersebut.

“Kami telah koordinasikan dengan instansi terkait, agar kepala desa yang warganya mempunyai perahu atau kapal dibelikan AIS. Sementara anggaran pengadaan AIS di Diskominfo terbatas,” tandasnya.

Berita Terkait

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya
SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87
Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas
Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani
Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI
Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027
Pimpin Apel Perdana 2026, Wali Kota Probolinggo Tekankan Penguatan Kinerja ASN
Tantangan 2026, Wabup Sumenep Tekankan Budaya Kerja Modern ASN

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:06 WIB

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:21 WIB

Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:34 WIB

Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:24 WIB

Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:13 WIB

Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027

Berita Terbaru