Jelang Pemilu, KPU Sumenep Imbau Masyarakat Bijak Bermedsos

Selasa, 8 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisioner KPU Sumenep, Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat, Rofiqi.

Komisioner KPU Sumenep, Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat, Rofiqi.

SUMENEP, detikkota.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur mengingatkan masyarakat cerdas dan bijak dalam menggunakan media sosial (medsos), terutama menjelang pelaksanaan Pemilu 2024.

Hal itu dimaksudkan untuk menjaga konsifitas dan keamanan masyarakat (Kamtibmas) selama tahapan Pemilu berlangsung.

”Masyarakat diharapkan juga berperan dalam mensukseskan Pemilu dengan menciptakan kondisi aman. Salah satunya dengan tidak mengunggah konten sembarangan dan terpengaruh oleh konten yang mengarah pada hal-hal negatif,” kata Rofiqi, Komisioner KPU Sumenep, Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat, Senin (7/8/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, konten hoax dan isu-isu negatif berkaitan dengan tahapan dan penyelenggara Pemilu, kandidat bakal calon Presiden dan Wakil Presiden termasuk Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) rentan bertebaran di medsos seperti yang terjadi pada Pemilu berpotensi terjadi pada Pemilu 2024.

Untuk itu, pinta Rofiqi, masyarakat hendaknya dapat memilah informasi dan unggahan di medsos berkaitan dengan tahapan Pemilu dan kontestan sebelum dipastikan kebenarannya . Bahkan, masyarakat diharapkan tidak meneruskan pesan atau link berita yang tidak jelas kebenarannya.

”Terkadang ada link-link berita yang tidak jelas kebenarannya langsung di share ke group medsos. Sebaiknya jangan. Apalagi, kontennya cenderung pada hal-hal fitnah dan ujaran kebencian,” imbuh mantan reporter salah satu radio swasta itu.

Sebaliknya, pihaknya mengimbau masyarakat menggunakan medsos untuk menyebarkan pesan-pesan positif, informatif dan edukasi kepada masyarakat demi menjaga kondusifitas pelaksanaan Pemilu.

Dia menuturkan, pada masa kampanye nanti, peserta Pemilu juga dapat memanfaatkan medsos untuk sosialisasi dan menyampaikan visi misinya ke publik.

”Tapi, tentu dalam hal sosialisasi di medsos hendkanya tidak menjelek-jelekkan calon atau peserta Pemilu lainnya,” pungkasnya.

Berita Terkait

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya
SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87
Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas
Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani
Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI
Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027
Pimpin Apel Perdana 2026, Wali Kota Probolinggo Tekankan Penguatan Kinerja ASN
Tantangan 2026, Wabup Sumenep Tekankan Budaya Kerja Modern ASN

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:06 WIB

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:21 WIB

Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:34 WIB

Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:24 WIB

Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:13 WIB

Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027

Berita Terbaru